Oknum Anggota FKDM Arogan Saat PSBB, Munir Arsyad Minta Maaf Ke Anies

Ketua FKDM Jakarta, Munir Arsyad, saat menemui Gubernur Anies Baswedan/Istimewa

Permohonan maaf diucapkan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Munir Arsyad, atas sikap arogan oknum anak buahnya yang viral karena memaksa makan di sebuah warung makan di Jakarta Selatan, Jumat kemarin (18/9).

Munir pun menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Gubernur DKI Anies Baswedan. Pun kepada seluruh warga DKI Jakarta.

Munir menyatakan, anak buahnya yang bernama Bejo Riyanto juga telah mengaku kesalahannya dan minta maaf atas tindakannya tersebut.

Bejo sebelumnya dikritik lantaran melanggar aturan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sebab, selama masa PSBB, Anies melarang masyarakat makan di rumah makan/restoran, untuk mencegah penularan virus corona yang kian mengkhawatirkan.

"Sebagai Ketua FKDM DKI, saya juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan anggota kami, Bejo Riyanto. Mohon maaf ini saya sampaikan kepada Pak Edi selaku pemilik warung bakso,” kata Munir Arsyad kepada wartawan, Jumat (18/9), dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Dijelaskan tokoh Betawi yang loyal mendukung Gubernur Anies Baswedan sejak Pilkada 2017 lalu ini, dengan kebesaran hatinya, Bejo yang telah mengabdi di FKDM selama dua periode itu sudah minta maaf dan sudah mengundurkan diri.

Hal ini jadi bukti bahwa korps FKDM berjiwa ksatria. Berhasil tak dipuji, salah dicaci maki.

"Saya juga minta maaf kepada warga Jakarta khususnya ke Pak Gubernur Anies atas kekhilafan yang dilakukan Bejo, anggota kami. Namun yang pasti, FKDM yang beranggotakan 2.500 orang tak sejengkal pun mundur atau kendor dalam mendukung kebijakan Pemprov DKI,” tegas Munir.

Bahkan, tambah Munir, FKDM DKI sejak awal berkomitmen menjadi garda terdepan serta mata dan telinga Pemprov DKI dan warga Jakarta dalam rangka membangun ibukota. Khusus saat ini, tentu membantu Pemprov DKI menangani pandemi Covid-19.

Sementara itu, Ketua FKDM Kota Jakarta Selatan, Abdul Hafidz, menyampaikan beberapa hal terkait video viral yang melibatkan salah seorang anggota (Wakil Ketua) FKDM Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru tersebut.

"Bahwa Bejo Riyanto telah mengakui kesalahan dan kehilafannya dan meminta maaf secara langsung kepada pemilik warung baik secara lisan maupun tertulis dan divideokan. Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali, juga sudah mendatangi langsung pemilik warung dan sudah minta maaf kepada pemilik warung,” jelas Hafidz.

Ditambahkan Hafidz, sebagai bentuk konsekuensi dan demi menjaga marwah corp FKDM, dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun, Bejo Riyanto telah mengundurkan diri.

Hal ini disaksikan Kepala Badan Kesbangpol DKI, Kasuban Kesbangpol Jaksel, Lurah Kramat Pela, unsur Polsek Metro Kebayoran Baru, unsur Koramil Kebayoran Baru, Ketua FKDM Kota Jaksel beserta jajaran, Ketua FKDM Kecamatan Kebayoran Baru beserta jajaran, Ketua FKDM Kelurahan Kramat Pela beserta jajaran, serta Edi selaku pemilik warung.

"Bahwa dengan telah ditandatanganinya surat pernyataan permintaan maaf dan surat pengunduran diri (dua surat), maka kasus dianggap selesai. Apabila dikemudian hari ditemukan ada pihak yang memposting video dimaksud, maka kami akan menempuh jalur hukum sebagai perbuatan tidak memyenangkan, pencemaran nama baik, dan melanggar UU ITE,” tutup Hafidz.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Pembelaan Demokrat, Sekdaprov Jatim Telah Jalankan Program Unggulan Khofifah-Emil
Nusantara

Pembelaan Demokrat, Sekdapro..

24 Oktober 2020 00:45
Diduga Korupsi ADD, Oknum Bendahara Desa Diamankan Polres Serang Kota
Nusantara

Diduga Korupsi ADD, Oknum Be..

24 Oktober 2020 00:16
Khofifah Instruksikan Dekranasda Jatim Gencarkan Literasi Digitalisasi UMKM
Nusantara

Khofifah Instruksikan Dekran..

23 Oktober 2020 23:30
Dirjen Otda: Pilkada Menjadi Orkestrasi Perlawanan Terhadap Covid-19
Nusantara

Dirjen Otda: Pilkada Menjadi..

23 Oktober 2020 22:39
Ahli Waris Pasien Covid-19 Yang Meninggal Dapat Santunan 15 Juta, Ini Syaratnya
Nusantara

Ahli Waris Pasien Covid-19 Y..

23 Oktober 2020 21:38
Belajar Dari Pengalaman, Wagub DKI Imbau Warga Diam Di Rumah Saat Libur Panjang
Nusantara

Belajar Dari Pengalaman, Wag..

23 Oktober 2020 21:20
Jelang Libur Panjang, Pemkot Bandung Wanti-wanti Wisatawan Patuhi Protokol Kesehatan
Nusantara

Jelang Libur Panjang, Pemkot..

23 Oktober 2020 18:54
Resmikan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Semarang Ingatkan Larangan Saat Bersepeda
Nusantara

Resmikan Jalur Khusus Sepeda..

23 Oktober 2020 18:19