Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur

Atalia Praratya Kamil dalam Farah ZoomTalk bertajuk "Bincang Santai Penuh Inspirasi bersama Teh Cinta" pada Jumat, 18 September 2020/RMOL

Dua tahun mengemban tugas sebagai istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya Kamil tidak pernah lupa dengan perjalanan hidupnya yang berawal dari nol.

Teh Cinta dan Kang Emil, sapaan pasangan nomor satu di Jabar tersebut pernah mengalami masa-masa sulit, bahkan sejak awal menikah pada 1996.

"Kuncinya memang bersyukur. Jadi gini, saya itu selalu bersyukur terkait semua yang sudah Allah berikan kepada saya," ujar Atalia dalam Farah ZoomFalk bertajuk "Bincang Santai Penuh Inspirasi bersama Teh Cinta" pada Jumat (18/9).

"Proses saya bersama Kang Emil itu betul-betul dari nol gitu," tambahnya.

Baru beberapa tahun menikah, Atalia mengatakan, Kang Emil mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di Universitas California, Berkeley. Sayangnya beasiswa tersebut bersifat parsial sehingga biaya hidup tidak ditanggung.

Namun ternyata, tanpa sepengetahuan Kang Emil, Atalia rajin menyisihkan uang belanja dan menabung. Terlebih ia memiliki sampingan sebagai guru ngaji dan membantu survei para akademisi.

"Ketika Kang Emil mau sekolah kan kita sangat terbatas waktu itu. Terus saya buka celengan saya. Kang Emil kaget, kok bisa dengan gajinya yang setiap bulan bisa mengumpulkan uang segitu. Ya saya bilang cukup aja," kisahnya.

Ketika tinggal di Amerika pun, hidup pasangan muda itu tidak senyaman yang dipikirkan banyak orang saat ini.

"Di Amerika pun dulu jadi mungkin bahasanya jadi 'waga miskin Amerika'. Pada waktu itu orang sampe ada yang nanya, 'aduh kasian banget yah Kang Emil sama Lia di sana teh ya ampun'," tutur Atalia menyebut nama panggilannya yang lain.

"Tapi saya tidak pernah merasa itu menjadi beban. Jadi semua proses tidak pernah saya lakukan dengan berat hati. Susah senang dibawa mengalir," imbuhnya.

Pengalamannya itu lah yang membuat Teh Cinta saat ini gencar memberikan motivasi pada ibu-ibu Jawa Barat, khususnya yang terkena dampak Covid-19. Di mana banyak dari mereka terkena dampak ekonomi seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Tapi kita sebagai perempuan harus tahan banting harus struggle," tekannya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Hingga Saat Ini, RSD Wisma Atlet Rawat 1.361 Pasien Covid-19
Nusantara

Hingga Saat Ini, RSD Wisma A..

26 Oktober 2020 02:02
Nama Anwar Sadad Menguat Pimpin DPD Gerindra Jawa Timur
Nusantara

Nama Anwar Sadad Menguat Pim..

26 Oktober 2020 01:28
Rektor President University: Saatnya Mengubah Pandemi Sebagai Peluang Mempertajam Kewirausahaan
Nusantara

Rektor President University:..

25 Oktober 2020 22:34
Hari Santri Nasional, NU Care Gelar Swab Test Gratis Untuk Santri Dan Guru Ngaji
Nusantara

Hari Santri Nasional, NU Car..

25 Oktober 2020 17:33
Jelang Libur Panjang, Penumpang Kereta Api Diimbau Rapid Test H-1 Keberangkatan
Nusantara

Jelang Libur Panjang, Penump..

25 Oktober 2020 16:58
Satpol PP DKI Umumkan Denda PSBB Dua Pekan Kemarin Hampir Rp 100 Juta
Nusantara

Satpol PP DKI Umumkan Denda ..

25 Oktober 2020 15:00
Naila Novaranti Raih Rekor MURI Usai Terjun Payung Di Tujuh Benua
Nusantara

Naila Novaranti Raih Rekor M..

25 Oktober 2020 13:53
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, PSBB Transisi DKI Diperpanjang Hingga 8 November
Nusantara

Antisipasi Lonjakan Kasus Co..

25 Oktober 2020 12:44