Tidak Percaya Fasilitas Pemda, KPU Tangsel Gelar Swab Massal Gandeng Rumah Sakit Swasta

Gedung KPU Tangerang Selatan/RMOLBanten

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan telah menginformasikan jika satu komisionernya Achmad Mudjahid Zein dan satu staf Alayubi terkonfirmasi Covid-19.

Hal itu diketahui pada saat melakukan tes swab pada 29 Agustus dan 1 September lalu dan hasilnya baru keluar pada Rabu (16/9) kemarin.

Tentunya, hasil swab yang justru memakan waktu cukup lama sangat disayangkan KPU. Terlebih, swab memakai fasilitas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Dinas Kesehatan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Untuk itu, KPU akan melakukan swab massal pada Jumat (18/9) besok di Rumah Sakit Medika BSD sebagai pihak ketiga.

"Nah tentu terhadap persoalan ini kami langsung koordinasi dengan gugus tugas maupun Labkesda, ini kan hasil ini kan sudah hampir melampaui batas protokol Covid-19, 14 hari lebih ya. Tentu ini juga saran dari Labkesda besok kita akan lakukan swab semuanya dari Medika BSD," papar Komisioner KPU Tangsel, M. Taufiq saat dikonfirmasi, Kamis (17/9).

"Nah di hari Sabtu hasilnya itu kan keluar enggak harus nunggu lama karena kita memakai pihak ketiga dari rumah sakit swasta," imbuhnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Taufiq juga menyayangkan hasil swab yang harus menunggu waktu yang lama. Karena, KPU sebagai pihak penyelenggara pemilihan walikota dan wakil walikota Tangsel sudah melakukan kegiatan yang cukup masif seperti menggelar pendaftaran bakal calon.

"Labkesda itu dari Dinas Kesehatan kan lama. Bayangkan semua kegiatan sudah berjalan, interaksi kita sudah masif ada simulasi, pendaftaran calon dan seterusnya, hasilnya kok baru tanggal 16 September gitu. Nah artinya kalau statemen kita, kita tunggu hasil swab besok mudah-mudahan yang tadinya positif sudah negatif," ungkapnya.

Masih kata Taufiq, pihaknya belum bisa menceritakan kronologi awal atau rekam jejak Zein dan Yubi hingga bisa terkonfirmasi Covid-19.

"Ya nanti dua bersangkutan itu kan di swab ulang besok, ya kalau nanti masih enggak berubah apapun keterangan berdua ini tentu kita akan sampaikan yang bersangkutan kronologis menceritakan apa sehingga bisa kita sampaikan ke publik, tunggu besok," tegas Taufiq.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Walau Kasus Aktif Sudah Turun, Ketua DPRD DKI Tetap Minta Warga Tidak Keluyuran
Nusantara

Walau Kasus Aktif Sudah Turu..

26 Oktober 2020 12:49
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Seorang Siswa SD Akan Lelang Koleksi Ikan Cupangnya
Nusantara

Bantu Masyarakat Terdampak P..

26 Oktober 2020 12:31
KSPI: Jika Jokowi Teken UU Ciptaker, Siap-siap Hadapi Protes Besar-besaran
Nusantara

KSPI: Jika Jokowi Teken UU C..

26 Oktober 2020 12:23
Jokowi Minta UMKM Terus Bekerja Keras Dimasa Pandemi Covid-19
Nusantara

Jokowi Minta UMKM Terus Beke..

26 Oktober 2020 11:50
Anies Kunjungi Polda Metro Jaya Bahas Pelajar Yang Ditangkap Saat Demo
Nusantara

Anies Kunjungi Polda Metro J..

26 Oktober 2020 11:43
Hindari Antrean Dan Tertinggal Kereta, Pelanggan KAI Diimbau Lakukan Rapid Test H-1 Keberangkatan
Nusantara

Hindari Antrean Dan Tertingg..

26 Oktober 2020 10:59
Jokowi Lantik 12 Duta Besar, Ini Daftar Namanya
Nusantara

Jokowi Lantik 12 Duta Besar,..

26 Oktober 2020 10:24
Menuju Jakarta Langit Biru, DLH DKI Gelar Uji Emisi Gratis 2 Kali Seminggu
Nusantara

Menuju Jakarta Langit Biru, ..

26 Oktober 2020 08:27