Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Sumsel Capai 74 Persen

Gubernur Sumsel Herman Deru/Net

Gubernur Herman Deru menegaskan, hingga saat ini penanganan kasus covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan terus intensif dilakukan. Terbukti, saat ini angka kesembuhan di Sumsel telah mencapai 74 persen.

Hal itu dikemukakan Gubernur saat menjadi narasumber dengan tema “Peran dan Strategi Pemprov Sumsel Dalam Pelaksanaan PSBB Menghadapi Pandemi Covid-19 di Sumsel” pada acara Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-29 Tahun 2020 melalui virtual dari Command Centre Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (15/9).

Deru mengatakan, sejak awal merebaknya wabah covid-19 di Indonesia, Pemprov Sumsel langsung merespon cepat. Sejumlah langkah termasuk menetapkan siaga bencana non alam berikut juga membentuk gugus tugas percepatan penanganan pandemi tersebut.

“Respons masyarakat sangat variatif dalam menghadapi pandemi ini. Untuk itu kebijakan yang dibuat jangan sampai membuat masyarakat gamang,” kata HD, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLSumsel.

Dalam menentukan kebijakan yang tepat, HD menuturkan, dirinya melakukan diskusi bersama 17 Bupati dan Walikota di Sumsel.

“Saya kumpulkan bupati dan walikota untuk samakan persepsi dalam menentukan kebijakan yang dilakukan. Yang pasti sebagai pemimpin, kita tidak boleh menunjukkan ketegangan dan kepanikan dalam menghadapi pandemi ini, karena hal itu justru akan membuat masyarakat takut,” terangnya.

Dimana menurutnya, upaya penanganan Covid-19 di Sumsel tidak hanya mengedapankan dari sisi medis. Namun juga harus beriringan dengan penanganan terhadap dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan.

“Upaya penanganan tidak bisa harus terpaku dari sisi medis saja, namun juga bagaimana upaya menahan laju turunnya ekonomi akibat dampak pandemi ini. Sebab, untuk menekan penyebaran wabah tersebut, mau tidak mau aktivitas sementara waktu dibatasi,” paparnya.

Sebab itu, agar perekonomian tetap stabil dimasa pandemi ini, HD berupaya mendorong peran dari UMKM yang disebut-sebut salah satu pilar ekonomi. HD sendiri berupaya membuka pasar agar UMKM tetap dapat tumbuh meskipun dengan keterbatasan akibat pandemi ini.

“Pelaku usaha apalagi UMKM tidak hanya butuh modal saja, tapi mereka juga butuh keterampilan agar produk yang dihasilkan juga mampu bersaing. Namun yang tak kalah penting adalah penyediaan pasar bagi mereka. Ini peran pemerintah bagaimana menyediakan pasar bagi para pelaku usaha tersebut, mungkin salah satunya melalui online,” bebernya.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fasilitas Ruang ICU Ke RS Universitas Indonesia
Nusantara

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fas..

26 September 2020 18:57
Mundurnya Akmal Taher Indikasi Ada Kesalahan Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Nusantara

Mundurnya Akmal Taher Indika..

26 September 2020 17:49
Bertambah 4.494 Kasus, Total 271.339 Orang Terjangkit Covid-19
Nusantara

Bertambah 4.494 Kasus, Total..

26 September 2020 16:11
Sambut Pjs Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Selamat Bekerja Pak Agus Fatoni, Kita Gantian Sementara
Nusantara

Sambut Pjs Gubernur Sulut, O..

26 September 2020 11:37
Anwar Abbas Setuju Wacana Sumatera Barat Diganti Jadi Provinsi Minangkabau
Nusantara

Anwar Abbas Setuju Wacana Su..

26 September 2020 10:43
Eddi Widiono Dukung VBL Wujudkan Koridor Listrik NTT-Jawa
Nusantara

Eddi Widiono Dukung VBL Wuju..

26 September 2020 09:34
Hari Ini, Airlangga Kampanye
Nusantara

Hari Ini, Airlangga Kampanye..

26 September 2020 07:59
Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024
Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Aks..

26 September 2020 07:31