KECAM PENUSUKAN ULAMA

Jangan Sungkan Koordinasi Dengan FPI, GNPF-Ulama, Dan PA 212 Untuk Pengamanan Ulama

Ketua Umum FPI, KH. Ahmad Shobri Lubis; Ketum GNPF Ulama, Ustaz Yusuf M Martak; dan Ketum PA 212, Ustaz Slamet Maarif/Net

Organisasi berbasis Islam mengecam dan mengutuk keras aksi penikaman terhadap Syekh Ali Jaber yang terjadi di Lampung, Minggu (13/9).

Front Pembela Islam (FPI), GNPF-Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait dua insiden belakangan imo. Yakni, pembunuhan seorang imam masjid di OKU, Sumatera Selatan, dan percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber.

Dalam surat pernyataan sikap yang dikirimkan kepada Kantor Berita Politik RMOL, terdapat lima poin isi pernyataan sikap FPI-GNPF Ulama-PA 212.

Pertama, mengecam dan mengutuk keras aksi pembunuhan imam masjid di OKU dan percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber di Lampung yang menggunakan cara dan gaya PKI.

Selanjutnya, ketiga ormas Islam tersebut menginstruksikan kepada laskar, jawara, pendekar dan brigade serta umat Islam untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga ulama serta tokoh yang istiqomah dalam berjuang melawan kezaliman dari serangan dan ancaman gerombolan pembenci Islam.

Kemudian, menyerukan kepada umat Islam untuk memberlakukan hukum adat dan hukum qishos jika hukum negara tidak bisa ditegakkan terhadap para pelaku percobaan pembunuhan kepada para ulama dan tokoh di NKRI.

Yang keempat, mengimbau kepada para ulama, pengasuh pondok pesantren, pengurus masjid dan musalah, serta panitia tabligh agar jangan sungkan untuk berkoordinasi dalam pengamanan acara dengan FPI, GNPF-Ulama, dan PA 212 serta jaringan ANAK NKRI.

Terkahir, ketiga ormas Islam ini menyerukan kepada segenap umat Islam untuk siaga jihad melawan segala bentuk propaganda dan makar serta rongrongan neo PKI kapan saja dan dimana saja.

Surat pernyataan sikap ini tercantum tandatangan pimpinan ketiga ormas Islam tersebut. Yaitu, Ketua Umum FPI, KH. Ahmad Shobri Lubis; Ketum GNPF-Ulama, Ustaz Yusuf M Martak; dan Ketum PA 212, Ustaz Slamet Maarif.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Pembelaan Demokrat, Sekdaprov Jatim Telah Jalankan Program Unggulan Khofifah-Emil
Nusantara

Pembelaan Demokrat, Sekdapro..

24 Oktober 2020 00:45
Diduga Korupsi ADD, Oknum Bendahara Desa Diamankan Polres Serang Kota
Nusantara

Diduga Korupsi ADD, Oknum Be..

24 Oktober 2020 00:16
Khofifah Instruksikan Dekranasda Jatim Gencarkan Literasi Digitalisasi UMKM
Nusantara

Khofifah Instruksikan Dekran..

23 Oktober 2020 23:30
Dirjen Otda: Pilkada Menjadi Orkestrasi Perlawanan Terhadap Covid-19
Nusantara

Dirjen Otda: Pilkada Menjadi..

23 Oktober 2020 22:39
Ahli Waris Pasien Covid-19 Yang Meninggal Dapat Santunan 15 Juta, Ini Syaratnya
Nusantara

Ahli Waris Pasien Covid-19 Y..

23 Oktober 2020 21:38
Belajar Dari Pengalaman, Wagub DKI Imbau Warga Diam Di Rumah Saat Libur Panjang
Nusantara

Belajar Dari Pengalaman, Wag..

23 Oktober 2020 21:20
Jelang Libur Panjang, Pemkot Bandung Wanti-wanti Wisatawan Patuhi Protokol Kesehatan
Nusantara

Jelang Libur Panjang, Pemkot..

23 Oktober 2020 18:54
Resmikan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Semarang Ingatkan Larangan Saat Bersepeda
Nusantara

Resmikan Jalur Khusus Sepeda..

23 Oktober 2020 18:19