Ganjar Pranowo: Di Tengah Pandemik Pengusaha Dan Buruh Serta Pemerintah Harus Happy, Bagaimana Caranya?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sat menerima kunjungan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel/Net

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan rasa suka citanya atas kunjungan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Jumat  (11/9) kemarin pagi.

Menurutnya, kunjungan itu sangat penting diketahui oleh masyarakat di wilayah pemerintahannya karena menyangkut banyak hal seperti UKM, tenaga kerja, dan investasi. Kunjungan itu juga untuk melihat langsung suasana masyarakat ketika pemerintah pusat dan DPR akan membahas undang-undang omnibus law.

“Beliau mau lihat langsung kira-kira UKM itu ada di mana. Apakah bisa masuk dalam sistem undang-undang ini dan menguntungkan. Mana yang musti diproteksi, mana yang boleh dibuka, dan mana yang boleh setengah buka saja," kata orang nomor satu di Jawa Tengah itu, seperti ditertulis pada laman resmi Pemprov Jateng, Jumat.

“Kami juga bicara soal tenaga kerja, suplainya, bagaimana kira-kira menegosiasikan sistem upah yang semua bisa happy. Pengusaha happy, buruh happy, dan pemerintah happy,” ungkap Ganjar.

Namun, mengupayakan agar semua happy di tengah pandemik ini tentu saja tidak mudah, lanjut Ganjar. Masa pandemi ini menjadi satu momentum yang tepat untuk melakukan restorasi. Memperbaiki semua, menggenjot, dan menyiapkan diri agar nanti bisa terus dinaikkan.

Ganjar berharap kunjungan dari Rachmat Gobel dengan melihat para pengrajin di daerahnya, khususnya sektor handycraft, mebel, tekstil, batik, dan juga sektor kuliner itu, kemudian mendapatkan tempat di dalam omnibus law.

“Nanti kita tampilkan pada saat kita mesti berkompetisi setelah ditemukannya vaksin. Begitu vaksin ditemukan maka semua negara larinya pasti akan lebih kencang. Maka kita mesti menyiapkan,” kata Ganjar.

Menurut Rachmat Gobel pada masa pandemik Covid-19 banyak hal yang bisa menjadikan kegiatan industri menurun. Di samping itu, pemerintah juga sedang mendorong dan menggodok Undang-undang tentang Tenaga Kerja atau omnibus law.

“Nah bagaimana itu (undang-undang) bisa mendukung industri kecil menengah. Untuk itu kami mengunjungi agar bisa mendapat masukan dan nanti bisa didiskusikan dengan pemerintah pusat,” katanya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Walau Kasus Aktif Sudah Turun, Ketua DPRD DKI Tetap Minta Warga Tidak Keluyuran
Nusantara

Walau Kasus Aktif Sudah Turu..

26 Oktober 2020 12:49
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Seorang Siswa SD Akan Lelang Koleksi Ikan Cupangnya
Nusantara

Bantu Masyarakat Terdampak P..

26 Oktober 2020 12:31
KSPI: Jika Jokowi Teken UU Ciptaker, Siap-siap Hadapi Protes Besar-besaran
Nusantara

KSPI: Jika Jokowi Teken UU C..

26 Oktober 2020 12:23
Jokowi Minta UMKM Terus Bekerja Keras Dimasa Pandemi Covid-19
Nusantara

Jokowi Minta UMKM Terus Beke..

26 Oktober 2020 11:50
Anies Kunjungi Polda Metro Jaya Bahas Pelajar Yang Ditangkap Saat Demo
Nusantara

Anies Kunjungi Polda Metro J..

26 Oktober 2020 11:43
Hindari Antrean Dan Tertinggal Kereta, Pelanggan KAI Diimbau Lakukan Rapid Test H-1 Keberangkatan
Nusantara

Hindari Antrean Dan Tertingg..

26 Oktober 2020 10:59
Jokowi Lantik 12 Duta Besar, Ini Daftar Namanya
Nusantara

Jokowi Lantik 12 Duta Besar,..

26 Oktober 2020 10:24
Menuju Jakarta Langit Biru, DLH DKI Gelar Uji Emisi Gratis 2 Kali Seminggu
Nusantara

Menuju Jakarta Langit Biru, ..

26 Oktober 2020 08:27