Bikin Resah Warga, Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu Diperiksa Polisi

Petinggi Paguyuban Tunggal Rahayu usai diperiksa di Polres Garut/Istimewa

Polres Garut memeriksa empat anggota aktif Paguyuban Tunggal Rahayu, termasuk Sutarman alias Cakraningrat sang pimpinan organisasi yang sempat membuat heboh masyarakat.

“Hari ini kami periksa lima orang. Ada empat anggota aktif dan S sebagai pimpinan,” ucap Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, Jumat (11/9), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Namun, AKP Maradoba belum bisa menjelaskan hasil pemeriksaan karena masih berlangsung.

Sutarman datang ke Mapolres Garut bersama rekan-rekannya. Ia memakai pakaian berwarna putih lengkap dengan peci. Pakaiannya ditutup jaket loreng yang penuh dengan atribut. Di jaketnya terdapat lambang Garuda yang kepalanya menghadap ke depan.

“Inti pemeriksaan ini seputar perekrutan anggota, penggunaan uang, masalah lambang, dan titel beliau,” katanya.

Sutarman hingga kini masih berstatus saksi. Penyidik akan bergerak cepat dan melakukan gelar perkara usai pemeriksaan selesai untuk menentukan status Sutarman.

Dari hasil rapat Bakorpakem, Maradona mengatakan, semuanya sepakat untuk memproses hukum paguyuban ini. Masalah hukum hasilnya akan terlihat setelah proses penyidikan tuntas.

Dari hasil pemantauan, Maradona menyebut sudah tak ada aktivitas paguyuban di Cisewu dan Caringin. Sebagai organisasi, aktivitas Paguyuban Tunggal Rahayu dinilai ilegal karena belum mengantongi izin.

“Mereka mengajukan permohonan izin sejak Agustus 2019. Cuma sampai sekarang tidak dterbitkan izinnya karena ada dugaan pidana,” ucapnya.

Sementara itu, Sutarman alias Cakraningrat tidak memberikan komentar tentang pemeriksaannya di Polres Garut.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Libur Panjang, Lebih Dari 500 Ribu Kendaraan Tinggalkan Ibukota
Nusantara

Libur Panjang, Lebih Dari 50..

30 Oktober 2020 13:05
Alasan Perumnas Pesawaran Residence Tutup Akses Jalan Dibantah Pengelola Ponpes Darul Ulum Pesawaran
Nusantara

Alasan Perumnas Pesawaran Re..

30 Oktober 2020 10:59
Kecam Pesepeda Lintasi JLNT Casablanca, Nasdem: Jangan Cuma Fisiknya Yang Sehat, Tapi Otaknya Sakit
Nusantara

Kecam Pesepeda Lintasi JLNT ..

30 Oktober 2020 10:49
Oknum Guru Ajak Murid Tak Pilih Ketua OSIS Non-Muslim, Politikus PKS Minta Publik Jangan Langsung Menghakimi
Nusantara

Oknum Guru Ajak Murid Tak Pi..

30 Oktober 2020 10:36
Alasan Bioskop Belum Beroperasi Walau Sudah Ada Lampu Hijau
Nusantara

Alasan Bioskop Belum Beroper..

30 Oktober 2020 07:47
Wiku Adisasmito: 54 Daerah Masuk Zona Oranye Harus Segera Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Nusantara

Wiku Adisasmito: 54 Daerah M..

30 Oktober 2020 03:15
Targetkan Partisipasi Pilkada 80 Persen, KPUD Serang Gandeng Ormas, OKP Dan LSM
Nusantara

Targetkan Partisipasi Pilkad..

30 Oktober 2020 02:55
Arus Kendaraan Masih Tinggi, Polisi Alihkan Jalur Bandung Menuju Garut
Nusantara

Arus Kendaraan Masih Tinggi,..

30 Oktober 2020 01:32