Pupuk Langka, Petani Padi Di Karawang Terancam Gagal Panen

Lahan pertanian padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat/Net

Petani padi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terancam gagal panen, khususnya di Kecamatan Majalaya. Penyebabnya karena kelangkaan pupuk.

Sejauh ini, pihak PT Pupuk Kujang selaku produsen mengklaim bahwa pendistribusian pupuk melebihi dari ketentuan pemerintah. Tetapi kenyataan di lapangan masih tetap langka.

Kalaupun ada, harga pupuk itu mahalnya bukan main. Selisihnya cukup tinggi dibanding kondisi normal.

Kelangkaan pupuk bersubsidi sering terjadi di setiap tahun. Terlebih saat mau menanam dan masa memupuk.

“Itu hal biasa, tapi kelangkaan sekarang luar biasa, saya cari di tempat lain tidak ada,” keluh seorang petani asal Desa Majalaya, Samsul Bahri kepada Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (30/8).

Menurut Samsul, tanaman padi miliknya yang baru berumur 20 hari belum diberi pupuk. Padahal, tanaman itu harusnya diberi pupuk agar mendapatkan produksi optimal.

Apabila tanaman padi tidak diberi pupuk, maka yang terjadi gagal panen. Sementara umur padi bisa dipanen ketika menginjak usia kurang lebih 120 hari, sehingga proses untuk panen masih lama.

“Saya mencari pupuk phonska, urea dan SP 36, walaupun ada, harga di kios di luar ketentuan HET. Contohnya saya kemarin membeli harga Urea Rp 1.900/Kg, Phonska Rp 2.500/Kg dan harga SP 36 Rp 2.600/Kg,” beber Samsul.

Padahal harga ketentuan pemerintah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), Urea Rp 1.800/Kg, Phonska Rp 2.200/Kg, sedangkan harga SP 36 Rp 2.100/Kg. Mahalnya pupuk tersebut membuat petani khawatir bisa menurunkan produksi panennya.

Samsul meminta, pemerintah Kabupaten Karawang segera turun tangan mengatasi kelangkaan pupuk agar produksi padi musim ini bisa tumbuh normal dan tidak terserang penyakit.

Jika ini fenomena alam mungkin semua masyarakat harus tabah menghadapinya. Tapi, dia mengendus adanya permainan di balik kelangkaan pupuk subsidi ini.

“Mafia-mafia ini yang harus ditangkap polisi. Panggil distributor dan pihak terkait, kelangkaan dan harga pupuk bersubsidi para pedagang pupuk khususnya di Kecamatan Majalaya, umumnya di Kabupaten Karawang,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Walau Kasus Aktif Sudah Turun, Ketua DPRD DKI Tetap Minta Warga Tidak Keluyuran
Nusantara

Walau Kasus Aktif Sudah Turu..

26 Oktober 2020 12:49
Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi, Seorang Siswa SD Akan Lelang Koleksi Ikan Cupangnya
Nusantara

Bantu Masyarakat Terdampak P..

26 Oktober 2020 12:31
KSPI: Jika Jokowi Teken UU Ciptaker, Siap-siap Hadapi Protes Besar-besaran
Nusantara

KSPI: Jika Jokowi Teken UU C..

26 Oktober 2020 12:23
Jokowi Minta UMKM Terus Bekerja Keras Dimasa Pandemi Covid-19
Nusantara

Jokowi Minta UMKM Terus Beke..

26 Oktober 2020 11:50
Anies Kunjungi Polda Metro Jaya Bahas Pelajar Yang Ditangkap Saat Demo
Nusantara

Anies Kunjungi Polda Metro J..

26 Oktober 2020 11:43
Hindari Antrean Dan Tertinggal Kereta, Pelanggan KAI Diimbau Lakukan Rapid Test H-1 Keberangkatan
Nusantara

Hindari Antrean Dan Tertingg..

26 Oktober 2020 10:59
Jokowi Lantik 12 Duta Besar, Ini Daftar Namanya
Nusantara

Jokowi Lantik 12 Duta Besar,..

26 Oktober 2020 10:24
Menuju Jakarta Langit Biru, DLH DKI Gelar Uji Emisi Gratis 2 Kali Seminggu
Nusantara

Menuju Jakarta Langit Biru, ..

26 Oktober 2020 08:27