Ariza: Pemprov DKI Telah Maafkan Penyebar Hoax DKI Zona Hitam Corona

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria/RMOL

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kembali mencuri perhatian lantaran telah menyebarkan informasi yang tidak benar alias hoax lewat postingannya di Media sosial Twitter, soal Jakarta sebagai zona hitam penyebaran Corona.

Dalam gambar peta yang ditampilkan  terdapat logo Badan Intelijen Negara (BIN) itu yang menggambarkan bahwa hampir semua wilayah di DKI Jakarta merupakan zona hitam penyebaran Covid-19.

Ferdinand kemudian mencuit informasi itu dengan narasi yang menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Namun belakang dirinya mengakui bahwa Informasi tentang zona hitam DKI yang sudah terlanjur beredar adalah hoax.

"Jika sekarang BIN menyatakan itu hoax, kita akui kebenaran infonya. Dan twitnya saya hapus. Terimakasih," ujar Ferdinand di akun sosmednya @Ferdinandhaean3 seperti tanpa beban.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya telah memaafkan penyebar hoax 'Jakarta zona hitam' Corona.

"Kami memaafkan siapapun, sebelum ia melakukan (permintaan maaf) sudah kami maafkan, lalu siapapun memberikan masukan, kritik, dan saran secara konstruktif apapun, kami memahami dan menerimanya, yang penting mari kita bekerjasama agar Jakarta terbebas dari Covid-19," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/8).

Politikus Partai Gerindra itu juga menyatakan, Pemprov DKI tak akan mengambil langkah hukum terkait hoax 'Jakarta zona hitam' Corona.

Riza mengaku, Pemprov DKI lebih mendahulukan langkah persuasif.

"Ya sejauh ini, kita selalu mengambil langkah-langkah yang lebih persuasif, di mana komunikasi lebih satu arah, lebih mengutamakan penanganan Covid-19, dan belum ada rencana lapor kepolisian sejauh ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Riza menjelaskan, saat ini masih ada 33 RW yang masuk zona merah dari total 2.741 RW yang ada di Jakarta.

Menurutnya, Pemprov DKI terus melakukan berbagai upaya untuk membuat zona merah menjadi zona kuning hingga hijau.

"Kami terus melakukan berbagai upaya, untuk memastikan agar Jakarta segera memasuki zona kuning dan hijau di seluruhnya. Jadi sekali lagi di Jakarta ini masih terkendali, tapi sekali lagi harus waspada, harus hati-hati, terus melakukan protokol Covid-19 dengan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak)," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fasilitas Ruang ICU Ke RS Universitas Indonesia
Nusantara

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fas..

26 September 2020 18:57
Mundurnya Akmal Taher Indikasi Ada Kesalahan Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Nusantara

Mundurnya Akmal Taher Indika..

26 September 2020 17:49
Bertambah 4.494 Kasus, Total 271.339 Orang Terjangkit Covid-19
Nusantara

Bertambah 4.494 Kasus, Total..

26 September 2020 16:11
Sambut Pjs Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Selamat Bekerja Pak Agus Fatoni, Kita Gantian Sementara
Nusantara

Sambut Pjs Gubernur Sulut, O..

26 September 2020 11:37
Anwar Abbas Setuju Wacana Sumatera Barat Diganti Jadi Provinsi Minangkabau
Nusantara

Anwar Abbas Setuju Wacana Su..

26 September 2020 10:43
Eddi Widiono Dukung VBL Wujudkan Koridor Listrik NTT-Jawa
Nusantara

Eddi Widiono Dukung VBL Wuju..

26 September 2020 09:34
Hari Ini, Airlangga Kampanye
Nusantara

Hari Ini, Airlangga Kampanye..

26 September 2020 07:59
Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024
Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Aks..

26 September 2020 07:31