Sambil Tersedu-sedu, Seorang Janda Mengadukan Nasibnya Yang Dituduh Mencuri Sawit Di Kebunnya Sendiri

Namidah saat mengadukan nasibnya ke DPRD Sumut/RMOLSumut

Berat nian hidup Namidah. Setelah suaminya meninggal beberapa tahun silam, kini dia harus menghadapi tudingan janggal, seorang diri. Namidah dituding mencuri sawit di kebun miliknya sendiri.

Atas perlakuan tak adil tersebut, Nadimah pun mengadu ke DPRD Sumatera Utara. Pengaduannya ini disampaikannya dalam pertemuan yang digelar di Komisi A DPRD Sumatera Utara, Kamis (6/8).

Kepada anggota dewan, warga Labuhanbatu ini mengaku dirinya sudah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu. Padahal, ia mengaku memanen sawit di lahan seluas 20 hektar yang telah diserahkan oleh Yohana selaku pemilik PT Cisadane kepada almarhum suaminya.

“Dulu suami saya almarhum Suratman diberikan lahan 20 hektar itu sebagai balas jasa atas pekerjaan membuka 8 ribu hektar lahan sawit. 'Biar kamu ada kebun, ambillah tanah ini, tanami sawit biar ada kebunmu', begitu dulu dibilang sama suami saya,” kata Nadimah sambil menangis.

Nadimah menambahkan, pada 2014 suaminya meninggal. Dan sejak itu, ia tetap mengelola lahan 20 hektar tersebut dan memanen untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Akan tetapi, pada 2018 seseorang bernama Haris Suwondo dan pengacaranya Maswandi mendatanginya. Mereka meminta lahan tersebut diserahkan kembali.

“Saat itu saya ditanya kesediaannya menyerahkan lahan tersebut yang jumlahnya agar dibuat dalam surat permohonan. Saat itu saya mohon diganti rugi Rp 1 miliar,” ujarnya didampingi kuasa hukumnya Ranto Sibarani dan Kamaluddin Pane.

Akan tetapi, kata Nadimah, Maswandi mengaku akan mengiriminya Rp 3 juta per bulan. Hal itu kontan ditolaknya. Namun kemudian, sejak Juli 2018 kebunnya tersebut dijaga oleh Brimob yang mengaku disuruh Hari Suwando dan Maswandi.

“Mulai November 2018 saya hanya menerima uang Rp 2 juta. Dan tidak ada kejelasan soal ganti ruginya. Karena saya butuh biaya hidup, saya memanen sawit itu, namun saya diadukan ke Polisi,” ungkapnya, dilansir Kantor Berita RMOLSumut.

Mendengar pengakuan ini, anggota Komisi A DPRD Sumut, Subandi, lantas mempertanyakan sosok Hari Suwondo.

Ternyata, menurut Maswandi yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, Hari Suwondo merupakan orang yang diajak kerja sama oleh Gita Sapta Adi selaku anak dari Yohana untuk mengelola kebun PT Cisadane milik orangtuanya.

“Pak Hari Suwondo ini orang yang diajak bekerja sama oleh Pak Gita Sapta Adi,” ujarnya.

Subandi mengaku heran, persoalan ini muncul justru setelah kehadiran Hari Suwondo dan Maswandi sebagai pengacaranya pada tahun 2018. Karena itu, dewan meminta pihak PT Cisadane memberikan penjelasan.

Pertemuan kemudian ditunda mengingat pemilik PT Cisadane tidak hadir dalam pertemuan tersebut.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fasilitas Ruang ICU Ke RS Universitas Indonesia
Nusantara

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fas..

26 September 2020 18:57
Mundurnya Akmal Taher Indikasi Ada Kesalahan Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Nusantara

Mundurnya Akmal Taher Indika..

26 September 2020 17:49
Bertambah 4.494 Kasus, Total 271.339 Orang Terjangkit Covid-19
Nusantara

Bertambah 4.494 Kasus, Total..

26 September 2020 16:11
Sambut Pjs Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Selamat Bekerja Pak Agus Fatoni, Kita Gantian Sementara
Nusantara

Sambut Pjs Gubernur Sulut, O..

26 September 2020 11:37
Anwar Abbas Setuju Wacana Sumatera Barat Diganti Jadi Provinsi Minangkabau
Nusantara

Anwar Abbas Setuju Wacana Su..

26 September 2020 10:43
Eddi Widiono Dukung VBL Wujudkan Koridor Listrik NTT-Jawa
Nusantara

Eddi Widiono Dukung VBL Wuju..

26 September 2020 09:34
Hari Ini, Airlangga Kampanye
Nusantara

Hari Ini, Airlangga Kampanye..

26 September 2020 07:59
Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024
Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Aks..

26 September 2020 07:31