Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Melonjak Dua Kali Lipat

Penerapan protokol kesehatan di dalam gerbong kereta api jarak jauh/Istimewa

Penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang mengantar penumpang ke luar kota Jakarta meningkat hingga dua kali lipat di akhir pekan minggu ini yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengurai, total penumpang KA Jarak Jauh untuk 11 KA yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Kamis kemarin (40/7) mencapai 3.958.

"Jumlah tersebut mengisi sekitar 90 persen dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 4.385 pada Kamis 30 Juli 2020," ujar Eva dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (31/7).

Menurutnya, ketersediaan 4.385 tempat duduk merupakan kuota yang sudah dibatasi 70 persen dari total kapasitas normal guna menerapakan protokol Covid-19 yang terkait penjagaan jarak di dalam rangkaian kereta.

Sementara untuk jumlah penumpang yang tecatat berangkat hari ini sekitar 2.600 tempat duduk yang telah dipesan melalui jalur pemesanan daring, dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 3.155 dengan keberangkatan 7 unit KA yang dioperasikan.

"Peningkatan 2 kali lipat ini secara keseluruhan berjalan baik dengan mengikuti seluruh protokoler pencegahan Covid-19 yang diterapkan, baik di Stasiun dan rangkaian kereta," sambungnya.

Selain tata laksana protokol jaga jarak, PT KAI Daop 1 Jakarta juga melakukan cek persyaratn kepada penumpang sebelum melakukan perjalanan. Di antaranya penggunaan masker dan faceshield untuk menunggu kereta di Stasiun hingga selama perjalanan, serta pemeriksaan suhu tubuh.

Selain itu, persyaratan lain yang mesti dimiliki calon penumpang adalah berkas hasil Rapid test atau PCR test yang berlaku 14 hari.

"Jika salah satu persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi, maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan langsung diganti 100 persen melalui bantuan petugas," tegas Eva.

"PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh pengguna jasa tetap menjalankan upaya pencegahan Covid 19 melalui penggunaan baju lengan panjang, penjagaan jarak fisik dan menggunakan fasilitas untuk membersihkan tangan yang telah tersedia di stasiun dan di dalam rangkaian kereta," pungkasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Tingkatkan Pemahaman Penanganan Tanggap Darurat, PMI Cirebon Beri Pelatihan Bagi Masyarakat
Nusantara

Tingkatkan Pemahaman Penanga..

18 September 2020 21:54
Tidak Patut Dicontoh, Oknum Anggota FKDM Paksa Makan Di Tempat  Secara Arogan
Nusantara

Tidak Patut Dicontoh, Oknum ..

18 September 2020 20:37
Berkas Lengkap, Hendi-Ita Siap Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Semarang
Nusantara

Berkas Lengkap, Hendi-Ita Si..

18 September 2020 19:40
Cegah Klaster Perkantoran, Perusahaan Diminta Laporkan Kasus Positif Covid-19 Di Lingkungan Kerja
Nusantara

Cegah Klaster Perkantoran, P..

18 September 2020 19:20
Pemerintah Sudah Siapkan Teknis Pemindahan Dana Taperum PNS, Tapera 2021 Siap Beroperasi
Nusantara

Pemerintah Sudah Siapkan Tek..

18 September 2020 19:02
Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur
Nusantara

Dari 'Warga Miskin Amerika' ..

18 September 2020 16:11
Bareng Deddy Corbuzier Dan Ryan D'Masiv, MRT Jakarta Sosialisasi Gerakan Peduli 3M
Nusantara

Bareng Deddy Corbuzier Dan R..

18 September 2020 15:27
Konferensi Besar GP Ansor Di Sulut Dibuka Presiden, Gubernur Olly Sampaikan Pentingnya Kerukunan Dan Sinergisitas
Nusantara

Konferensi Besar GP Ansor Di..

18 September 2020 15:25