Lemhasar Dan Appsindo Siap Sukseskan Program Lumbung Pangan

Lemhasar/Net

Terkait adanya kebijakan kolosal pemerintah meresmikan "lumbung pangan" di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, maka Lembaga Ketahanan dan Pengembangan Pasar (Lemhasar) menyatakan siap mendukung jalur pemasaran hasil pertanian itu melalui jaringan k.l 14.000 pedagang pasar tradisionil di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo).

Ketua Umum Appsindo Hasan Basri menyatakan kesiapan anggotanya berperan aktif. Atas nama anggota Appsindo, Hasan Basri menyambut gembira keputusan Presiden Joko Widodo yang menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai "leading sector" program pumbung pangan Indonesia yang ditempatkan di Kalimantan Tengah.

Dan Lemhasar, sebagai lembaga pengkajian yang bertugas mengkaji segenap potensi pedagang pasar agar selalu dapat menyesuaikan diri menjadi bagian tak terpisahkan di dalam dinamika perkonomian nasional.

"Sebagai ujung tombak terdepan perputaran ekonomi bangsa, peran aktif pedagang pasar menjadi mutlak adanya," kata Presiden Lemhasar, Zainal Bintang menjawab pertanyaan media, Senin (13/7).

Saat ini, Lemhasar sedang berkordinasi dengan jaringan pelaksana tehnis dari KPN (Korporasi Petani dan Nelayan) yang akan menjadi pelaksana lapangan program food estate pemerintah. Untuk kepentingan peyebaran distribusi hasil panen secara real time, telah terbentuk 350 KPN di seluruh Indonesia.

Pembentukan 350 jaringan KPN itu didasari Perpres (Peraturan Presiden) No. 18/2020 yang dikeluarkan bulan Februari yang lalu, sebagai wadah berkegiatan bisnis petani dan nelayan.

Melalui jaringan 350 KPN itulah, tugas plaksanaan pengumpulan hasil petani dan nelayan di pusat-pusat produksi (hulu). Lalu mendistribusikannya ke hilir sampai ke pasar-pasar melalui anggota Appsindo agar mudah terjangkau konsumen (end user).

Presiden Jokowi telah memberi tugas kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto sebagai leading sector pengembangan food estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah.

Hal itu diumumkan Jokowi, Kamis (9/7) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Lumbung padi yang dibangun tahun ini di atas lahan seluas 30 ribu hektar. Dan akan ditambah lagi 148.000 Ha hingga dua tahun kemudian sampai ke Kapuas.

Dalam program ini, Menhan tentu saja didukung Menteri Pertanian dan Menteri PUPR, dengan harapan di daerah ada dukungan dari Gubernur dan Bupati.

Lahan food estate ini akan memasok kebutuhan pangan beras dan lainnya agar ketahanan pangan Indonesia tetap terjaga. Apalagi FAO sempat memperingati banyak negara di dunia soal ancaman krisis pangan.

"Kita harapkan dengan cadangan strategis pangan kita ini betul-betul bisa kita atur kalau memang dalam negeri kekurangan, akan di-supplay dari sini, entah itu bisa padi bisa singkong, jagung, atau bisa cabai," katanya.

Food estate ini targetnya tak hanya memasok kebutuhan dalam negeri tapi bisa untuk keperluan ekspor.

"Semuanya akan di-manage dengan manajemen yang ada, dan kalau sisa itulah yan akan kita ekspor ke negara lain," kata Jokowi.

Sebelum Kabupaten Pulang Pisau, lokasi yang pertama ditinjau Presiden untuk menjadi daerah yang diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa tersebut terletak di Desa Bentuk Jaya, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara tampak menerima pemaparan yang dipandu oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk kemudian meninjau lahan-lahan yang akan menjadi lumbung pangan nasional di daerah tersebut.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Cerita Pedagang Martabak, Penerima Bantuan Presiden Untuk Usaha Mikro
Nusantara

Cerita Pedagang Martabak, Pe..

03 Desember 2020 22:25
Penjelasan Rumah Sakit Arjawinangun Soal Kondisi Terkini Bupati Cirebon Imron Usai Positif Covid-19
Nusantara

Penjelasan Rumah Sakit Arjaw..

03 Desember 2020 21:59
Skola Pela, Progam Untuk Menjawab Kesenjangan Pendidikan Anak Di Indonesia
Nusantara

Skola Pela, Progam Untuk Men..

03 Desember 2020 21:15
Ukir Kenangan Indah Akhir Tahun Bersama Pertunjukan Tari 'Hope'
Nusantara

Ukir Kenangan Indah Akhir Ta..

03 Desember 2020 18:23
Satgas Covid-19 Dapat Sumbangan Piringan Hitam Dari Rhoma Irama Dkk, Berisi Lagu Untuk Kampanye Cuci Tangan
Nusantara

Satgas Covid-19 Dapat Sumban..

03 Desember 2020 14:50
Dihadiri Ratusan Warga, Festival Bakar Batu Di Lapangan Yokatapa Papua Berlangsung Aman Dan Kondusif
Nusantara

Dihadiri Ratusan Warga, Fest..

03 Desember 2020 11:29
Tanah Diserobot Perusahaan Tambang, Warga Sandai Ancam Lapor Jokowi
Nusantara

Tanah Diserobot Perusahaan T..

03 Desember 2020 05:47
PKH Tidak Sampai Di Tangan, Warga Brondong Lamongan Minta Kemensos Turun Tangan
Nusantara

PKH Tidak Sampai Di Tangan, ..

03 Desember 2020 04:23