Penularan Corona Di Jakarta Masih Tinggi, Tangsel Perpanjang PSBB

Wakil Walkiota Tangsell, Benyamin Davnie/RMOLBanten

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Keputusan itu mengikuti arahan Gubernur Banten Wahidin Halim dari hasil rapat bersama antara Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLBanten, PSBB gelombang tujuh perpanjangan keenam sendiri sudah ditentukan akan diperpanjang dua minggu kedepan mulai 13 Juli hingga 26 Juli mendatang.

"PSBB diperpanjang. Tadi siang saya mengikuti rapat dengan bapak Gubernur, PSBB rencananya diperpanjang untuk dua minggu kedepan," tutur Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Minggu (12/7) seperti dilansir Kantor Berita RMOLBanten.

Meski demikian, Pemkot Tangsel juga akan memberikan pelonggaran pada PSBB gelombang ketujuh. Namun, pelonggaran yang akan dilakukan masih akan menunggu dari Keputusan Gubernur atau Peraturan Gubernur.

"Pelonggaran tentunya ada nanti diatur dalam Keputusan Gubernur atau Peraturan Gubernur apa saja yang boleh dan yang tidak boleh, itu jadi acuan kita untuk membuat Perwalnya nanti," ujar pria yang disapa Bang Ben ini.

Adanya kelonggaran PSBB, mengacu pada angka reproduksi efektif atau RT di Tangsel yang cenderung menurun sejak dua minggu kebelakang. RT sendiri merupakan angka reproduksi yang terjadi setelah adanya intervensi yang dilakukan pemerintah dalam hal ini adanya PSBB.

"Pasti kalau melihat angka tren RT kita sudah landai sehingga mungkin nanti akan banyak pengecualian yang diperluas lagi. Misalkan, rumah makan 100 persen full kapasitas, tapi tetap jaga jarak. Tapi kan kita harus juga memperhatikan (protokol kesehatan), jadi ini dalam rangka mempersiapkan new normalnya itu," jelas Bang Ben.

Benyamin juga menjelaskan, alasan PSBB di Tangsel kembali diperpanjang dikarenakan angka penularan di DKI Jakarta masih tinggi. Terlebih, Tangsel merupakan daerah penyangga DKI Jakarta.

"Karena DKI masih tinggi, nanti kalau kita stop (PSBB) orang Jakarta pada ke kita semua, kita jadi transmisi baru nanti, bahaya lagi," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Velix Wanggai: Bangun Papua, Pemerintah Lakukan Pendekatan Berbasis Adat
Nusantara

Velix Wanggai: Bangun Papua,..

05 Desember 2020 16:42
Hujan Intensitas Sedang Hingga Tinggi Berpotensi Terjadi Di Jabar Dan Sumut, BMKG Himbau Warga Waspada
Nusantara

Hujan Intensitas Sedang Hing..

05 Desember 2020 15:59
Banjir Kota Medan Sempat Merendam Ribuan Rumah Dan Puluhan Hektar Sawah
Nusantara

Banjir Kota Medan Sempat Mer..

05 Desember 2020 14:07
Terpilih Sebagai Wakil Ketua C40 Cities, Anies Baswedan Akan Memberi Arahan Strategis Pemulihan Ekonomi Kota Akibat Pandemi
Nusantara

Terpilih Sebagai Wakil Ketua..

05 Desember 2020 13:39
Jadi Jurkam ESA, Waketum AMPG Optimis Bengkalis Akan Jauh Lebih Baik
Nusantara

Jadi Jurkam ESA, Waketum AMP..

05 Desember 2020 13:18
PPK Kemayoran Komitmen Rawat 3 Relief Bandara Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia
Nusantara

PPK Kemayoran Komitmen Rawat..

05 Desember 2020 10:17
Doni Monardo Kunjungi Kawasan Konservasi Nusakambangan, Pastikan Ekosistem Alam Terjaga
Nusantara

Doni Monardo Kunjungi Kawasa..

05 Desember 2020 10:10
Proyek Menantu Jokowi Pernah Bikin Warga Sukabumi Banjir Lumpur, Don Adam: Lalu Mau Kau Pindahkan Ke Medan?
Nusantara

Proyek Menantu Jokowi Pernah..

05 Desember 2020 09:55