Isu Reklamasi Ancol Jadi Liar, Pengamat: Cebong Masih Belum Move On

Anies Baswedan di tanah reklamasi yang izinnya dihentikan/Net

Isu reklamasi Pulau Ancol dinilai sengaja digoreng oleh pendukung calon gubernur DKI Jakarta yang kalah di Pilkada 2017 lalu untuk menyerang sosok Anies Baswedan.

Mereka juga sengaja tampak bebal saat mendengar penjelasan Anies Baswedan mengenai perbedaan reklamasi yang dilakukannya, dengan reklamasi yang telah dihentikan.

 Pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menjelaskan bahwa reklamasi perluasan Ancol berbeda dengan 17 pulau reklamasi yang sudah dicabut izinnya oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Reklamasi Ancol ini kan tujuannya untuk sosial kemasyarakatan, bukan untuk tujuan komersil. Untuk itu harus dilihat secara jernih apa dan mengapa reklamasi Ancol dilakukan," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/7).

Berbeda dengan reklamasi yang dilakukan di era Ahok, reklamasi ini memanfaatkan tanah urukan dari hasil pengerukan lumpur di 13 sungai dan waduk yang ada di wilayah Pemprov DKI.

Lebih tepatnya, apa yang akan dilakukan Anies Baswedan bukan reklamasi, melainkan revitalisasi.

“Karena menggunakan tanah dari hasil pengerukan yang justru akan melancarkan aliran sungai dan waduk yang ada di Jakarta," jelasnya.

Saiful pun heran dengan pihak-pihak yang bebal dan justru membuat isu ini menjadi liar. Menurutnya, tujuan isu ini dikaburkan sebatas untuk menyalahkan Anies Baswedan.

Dugaan Saiful Anam lantas tertuju pada pendukung pasangan 01 di Pilpres 2019 lalu, yang di Pilkada DKI juga mayoritas jadi pendukung Ahok, masih belum bisa move one. Pendukung yang dulu kerap disebut sebagai cebong itu masih menganggap ada perang yang harus diselesaikan.

"Saya menduga ini cebong belum move on tentang Pilkada DKI, padahal kandidatnya sudah mendapatkan kursi jabatan terbaik masing-masing. Jadi untuk apalagi ribut-ribut dan mencari kesalahan orang lain," demikian Saiful Anam.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Prosedur Isolasi Wisma Atlet Sulitkan Pasien, Ariza: Sedang Kita Evaluasi
Nusantara

Prosedur Isolasi Wisma Atlet..

25 September 2020 19:09
Samudra Sukardi: Menteri Kelautan Ada, Kenapa Menteri Kedirgantaraan Tidak Ada?
Nusantara

Samudra Sukardi: Menteri Kel..

25 September 2020 17:47
Alhamdulillah, Tingkat Kesembuhan Covid-19 Ibukota Terus Meningkat
Nusantara

Alhamdulillah, Tingkat Kesem..

25 September 2020 17:38
SPALD-T, Terobosan Dinas SDA DKI Atasi Masalah Pencemaran Air Di Ibukota
Nusantara

SPALD-T, Terobosan Dinas SDA..

25 September 2020 17:06
Pasca Covid-19, Maskapai Harus Terapkan Smart Protocol
Nusantara

Pasca Covid-19, Maskapai Har..

25 September 2020 16:59
Masa Kampanye Belum Mulai, Bawaslu Bandarlampung Copot Paksa Baliho 3 Paslon
Nusantara

Masa Kampanye Belum Mulai, B..

25 September 2020 16:53
Kembali Tembus Rekor, Dalam Sehari Positif Corona Bertambah 4.823 Kasus
Nusantara

Kembali Tembus Rekor, Dalam ..

25 September 2020 16:14
Lalu Lintas Penerbangan Sepi, AirNav Indonesia Harus Cari Inovasi Menekan Pengeluaran
Nusantara

Lalu Lintas Penerbangan Sepi..

25 September 2020 16:07