Tak Cuma Dalam Negeri, Surabaya Disokong Bantuan China Hadapi Covid-19

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menerima bantuan dari Pemerintah Guangzhou, China/Ist

Berbagai bantuan untuk penanganan Covid-19 terus mengalir kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Bantuan itu tidak hanya berasal dari dalam negeri, namun juga ada bantuan yang berasal dari luar negeri.

Salah satu bantuan dari luar negeri itu adalah bantuan masker sebanyak 40 ribu pacs dari Pemerintah Guangzhou, China dan UCLG ASPAC.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kantor Berita RMOLJatim, bantuan itu diserahkan oleh Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya, Mr. Gu Jingqi dan diterima langsung oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/7).

Mr. Gu Jingqi menjelaskan, bantuan 40 ribu pacs itu berasal dari Pemerintah Guangzhou. Bahkan, ia juga menunjukkan sebuah tulisan di kardus masker itu yang menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari Guangzhou, China dan UCLG ASPAC.

“Donated to Surabaya by Guangzhou, China & UCLG ASPAC,” demikian kalimat di kardus itu yang ditunjukkan kepada Walikota Risma.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memastikan akan siap membantu Pemkot Surabaya bila ke depan membutuhkan bantuan. Sebab, selama ini antara Pemkot Surabaya dengan Guangzhou di Tiongkok sudah lama menjalin kerja sama sister city.

“Mari kita terus bekerjasama seperti sister city kita selama ini. Bekerja sama melawan Covid-19,” kata dia.

Tak hanya itu, ia juga mendoakan Risma dan warga Kota Surabaya sehat selalu dan cepat terhindar dari Covid-19 ini.  “Semoga Ibu dan warga Surabaya semuanya, selalu sehat,” imbuhnya.

Sementara itu, Risma berkali-kali mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Pemkot Surabaya. Ia pun mendoakan semoga Tuhan yang membalasnya.

“Terima kasih banyak, terima kasih,” kata Walikota Risma.

Setelah menerima bantuan itu, ia langsung meminta staf-stafnya untuk membongkar kardus masker itu dan membaginya ke beberapa kardus lain. “Nanti langsung didistribusikan,” tegasnya.

Kerja sama sister city antara Kota Surabaya dan Guangzhou di Tiongkok telah dimulai sejak tahun 2005. Berbagai bidang dijajaki dalam kerja sama tersebut, antara lain ekonomi dan perdagangan, kesehatan, hingga yang terbaru adalah transportasi dan lingkungan hidup. Kota lain dari Tiongkok yang melakukan kerja sama adalah Kota Kunming dan Xiamen.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Bioskop Dan Pusat Kebugaran Di DKI Masih Ditutup Hingga 13 Agustus
Nusantara

Bioskop Dan Pusat Kebugaran ..

04 Agustus 2020 11:49
Bansos Tahap 5 Telah Didistribusikan, Ketua DPRD DKI: Semoga Tepat Sasaran Dan Bermanfaat
Nusantara

Bansos Tahap 5 Telah Didistr..

04 Agustus 2020 11:29
Tujuan Gage Di Masa Pandemik Berbeda Dengan Saat Masih Normal
Nusantara

Tujuan Gage Di Masa Pandemik..

04 Agustus 2020 10:47
Dinilai Lakukan Pelanggaran, Nadiem Makarim Diadukan Mahasiswa Unnes Ke Komnas HAM
Nusantara

Dinilai Lakukan Pelanggaran,..

04 Agustus 2020 10:39
Ini Alasan Pemkot Bandung Belum Izinkan Tempat Hiburan Malam Kembali Dibuka
Nusantara

Ini Alasan Pemkot Bandung Be..

04 Agustus 2020 10:19
Menutup Rumah Sakit Bukan Solusi Hentikan Penyebaran Covid-19
Nusantara

Menutup Rumah Sakit Bukan So..

04 Agustus 2020 08:50
Youtube Hapus Video Kontroversial Soal Obat Corona
Nusantara

Youtube Hapus Video Kontrove..

04 Agustus 2020 04:59
Ridwan Kamil: Pasien Sembuh Di Jabar Lebih Tinggi Dibandingkan Positif Covid-19
Nusantara

Ridwan Kamil: Pasien Sembuh ..

04 Agustus 2020 04:45