Hadapi Corona, MUI Kembali Serukan Masyarakat Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Sekjen MUI Anwar Abbas/Net

Hingga saat ini pandemik virus corona baru (Covid-19) belum menunjukan tanda-tanda berakhir. Bahkan dari data terbaru menunjukan terdapat kasus baru orang yang terinfeksi Covid-19, dengan jumlah per hari ini sebanyak 60.695 telah dinyatakan positif terjangkit.

Merespons perkembangan itu, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengimbau seluruh masyarakat agar mengingat bahwa vaksin virus asal Kota Wuhan China itu belum ada.

Anwar kemudian meminta masyarakat menyadari bahwa saat ini kondisi penyebaran Covid-19 masih sangat memprihatinkan.

“Dalam menghadapi hal ini, tentu saja masyarakat sangat dituntut untuk selalu waspada apalagi mengingat sampai saat ini vaksin yang sudah teruji untuk menangkalnya belum juga kunjung ditemukan,” kata Sekjen MUI Anwar Abbas dalam keteranganya, Jumat (3/7).

“Bahkan hal itu menurut para pakar (vaksin) baru akan ada antara 1- 1,5 tahun yang akan datang,” tambah Anwar menekankan.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh masyatakat atau rakyat Indonesia saat vaksin belum ditemukan dan pandemik Covid-19 masih berlangsung?

Anwar pun menyebutkan bahwa masyarakat memang tidak bisa sepenuhnya untuk berdiam di rumah selamanya. Menurutnya, masyarakat harus bekerja demi mencukupi kebutuhannya.

Meski demikian, untuk menghindari risiko tertular Covid-19, masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh pihak yang memiliki otoritas.

“Untuk itu agar masyarakat bisa terhindar dari hal demikian maka kita harus mematuhi protokol medis yang ada. Selalu memakai masker ketika keluar rumah, sering-sering cuci tangan dan selalu menjaga jarak,” imbau Anwar.

Dalam menerapkan protokol kesehatan, MUI berharap, masyarakat benar-benar dapat melaksanakan dengan penuh kedisiplinan.

Dengan demikian, tidak ada diantara anggota masyarakat yang melanggar ketentuan tersebut, sehingga kehidupan bisa kembali cepat pulih seperti semula.

“Kita yakin dengan disiplin dan bersatunya kita dalam menghadapi masalah, kita harapkan kita akan bisa mengatasi persoalan yang berat ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Anwar.

Kolom Komentar


Video

Nadiem Minta Maaf, Berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI Bergabung Program POP

Selasa, 28 Juli 2020
Video

Jokowi: Saya Tidak Tahu Sebabnya Apa, Minggu-minggu Terakhir Ini Masyarakat Khawatir Covid-19

Senin, 03 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Bioskop Dan Pusat Kebugaran Di DKI Masih Ditutup Hingga 13 Agustus
Nusantara

Bioskop Dan Pusat Kebugaran ..

04 Agustus 2020 11:49
Bansos Tahap 5 Telah Didistribusikan, Ketua DPRD DKI: Semoga Tepat Sasaran Dan Bermanfaat
Nusantara

Bansos Tahap 5 Telah Didistr..

04 Agustus 2020 11:29
Tujuan Gage Di Masa Pandemik Berbeda Dengan Saat Masih Normal
Nusantara

Tujuan Gage Di Masa Pandemik..

04 Agustus 2020 10:47
Dinilai Lakukan Pelanggaran, Nadiem Makarim Diadukan Mahasiswa Unnes Ke Komnas HAM
Nusantara

Dinilai Lakukan Pelanggaran,..

04 Agustus 2020 10:39
Ini Alasan Pemkot Bandung Belum Izinkan Tempat Hiburan Malam Kembali Dibuka
Nusantara

Ini Alasan Pemkot Bandung Be..

04 Agustus 2020 10:19
Menutup Rumah Sakit Bukan Solusi Hentikan Penyebaran Covid-19
Nusantara

Menutup Rumah Sakit Bukan So..

04 Agustus 2020 08:50
Youtube Hapus Video Kontroversial Soal Obat Corona
Nusantara

Youtube Hapus Video Kontrove..

04 Agustus 2020 04:59
Ridwan Kamil: Pasien Sembuh Di Jabar Lebih Tinggi Dibandingkan Positif Covid-19
Nusantara

Ridwan Kamil: Pasien Sembuh ..

04 Agustus 2020 04:45