Kasus Sarang Burung Walet Novel Baswedan, Giliran Jaksa Agung Proses Berkas Perkara

Aktivis Gugat Novel (AGN) di Gedung Kejaksaan Agung/RMOL

Kelompok massa Aktivis Gugat Novel (AGN) mendukung perjuangan korban sarang burung walet di Bengkulu mencari keadilan agar Jaksa Agung mengadili penyidik KPK Novel Baswedan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu.

"Korban sarang burung walet sudah membongkar borok penyidik KPK Novel Baswedan secara gamblang. Kini giliran Jaksa Agung supaya memproses berkas perkara tersebut ke PN Bengkulu," ungkap Koordinator AGN, Bayu Sasongko saat aksi unjuk rasa di depan Kejagung, Jakarta, Jumat (26/6).

"Dan kami minta agar Novel Baswedan jangan belgi (belagak gila). Akui saja perbuatanmu. Atau bersilat lidah saja di pengadilan," seru Bayu lagi.

Menurut dia, kasus ini bukanlah rekayasa dan kriminalisasi terhadap Novel Baswedan. Sebab, kasus tersebut terjadi sebelum Novel menjabat sebagai penyidik KPK.

"Jadi jangan ngarang-ngarang, lalu berkoar-koar ke publik ini kriminalisasi. Lebih baik Novel Baswedan bersuara saja ke pengadilan, dan Jaksa bisa proses masalah ini supaya terang benderang," katanya.

Bayu melanjutkan, para korban yang saat ini masih ada di antaranya Irwansyah Siregar, Dedi Muryadi, Dony Yefrizal Siregar dan M. Rusli Alimsyah.

Termasuk saksi, pelaku, barang bukti ditambah lagi adanya putusan pengadilan yang memerintahkan bahwa perkara itu untuk segera dilimpahkan. Sebagaimana ketentuan pasal 82 ayat 3 bahwa putusan praperadilan yang memerintahkan agar gelar perkara itu segera disidangkan adalah wajib.

"Artinya mau tidak mau suka tidak suka harus segera disidangkan. Kalau mengaku Pancasilais, wujudkan rasa keadilan dan kepastian hukum sesama Warga Negara Indonesia (WNI)," ujar Bayu.

"Jaksa Agung bukalah mata batinmu, jangan hanya berhenti dikasus Novel sebagai korban dalam kasus penyiraman tapi juga harus diproses juga ketika dia terlibat dalam kasus penganiyaan dan pembunuhan korban sarang burung walet," pungkasnya.

Adapun perkara penganiayaan terhadap pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu pada 2004 silam sempat membuat Novel yang saat itu menjabat Kasatreskrim Polres Bengkulu berstatus tersangka.

Kasus itu sempat dihentikan setelah diterbitkan Surat Keterangan Penghentian Perkara (SKPP). Namun, digugat praperadilan dan dikabulkan Pengadilan Negeri Bengkulu. Dalam putusannya, memerintahkan Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk menyerahkan berkas kasusnya ke PN Bengkulu.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Melonguane Diguncang Gempa Magnitudo 7,1, Terasa Hingga Halmahera Utara
Nusantara

Melonguane Diguncang Gempa M..

21 Januari 2021 19:53
Gibran-Teguh Resmi Pimpin Kota Solo
Nusantara

Gibran-Teguh Resmi Pimpin Ko..

21 Januari 2021 19:42
Pedagang Sapi Mogok Massal, Wagub Banten Lemparkan Ke Pemerintah Pusat
Nusantara

Pedagang Sapi Mogok Massal, ..

21 Januari 2021 19:23
Begini Penjelasan Rumah Pompa Banjir Jakarta Yang Diduga Disabotase
Nusantara

Begini Penjelasan Rumah Pomp..

21 Januari 2021 19:11
Banjir Bandang Paniai, Prajurit TNI Diinstruksikan Turun Membantu Masyarakat
Nusantara

Banjir Bandang Paniai, Praju..

21 Januari 2021 19:06
Berjibaku Dengan Banjir, PLN Berhasil Nyalakan Listrik Di Kawasan Terdampak Banjir Di Kalbar
Nusantara

Berjibaku Dengan Banjir, PLN..

21 Januari 2021 18:42
Mamuju Dan Majene Berangsur Pulih Pasca Gempa M 6,2
Nusantara

Mamuju Dan Majene Berangsur ..

21 Januari 2021 18:12
Demo Kementerian LHK Dan KPK, Massa Desak Kasus Perambahan Hutan Sumut Dituntaskan
Nusantara

Demo Kementerian LHK Dan KPK..

21 Januari 2021 17:31