Dinilai Tak Efektif, MUI Garut Tolak Wacana Shalat Jumat Sistem Ganjil Genap

Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Sirodjul Munir/RMOLJabar

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut tidak sepakat dengan adanya wacana shalat Jumat yang dilakukan dua gelombang. Wacana ini membagi jemaah berdasarkan ganjil-genap dari nomor telepon seluler (ponsel).

Pembagian shalat Jumat secara ganjil-genap itu dilakukan sebagai solusi agar masjid tak terlalu penuh.

“Kami jelas sangat tidak setuju dengan rencana itu (shalat Jumat ganjil-genap). Tidak bisa diterapkan bagi masyarakat di Garut,” ujar Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Sirodjul Munir, Kamis (18/6).

Sistem ganjil-genap itu, tambahnya, sangat tak efektif. Karena tak semua jemaah yang akan melaksanakan shalat Jumat memiliki ponsel.

Penyeleksian nomor ponsel ganjil-genap juga akan menyulitkan pengurus masjid. Ditambah akan memakan waktu, karena jemaah harus menunjukkan nomor ponselnya.

“Butuh waktu kan untuk menyeleksi nomornya benar ganjil atau genap. Terus yang mau shalat Jumat juga tak hanya warga di situ, ada juga yang pekerja atau pendatang,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

MUI pun sudha menyampaikan cara lain yang lebih baik dibanding sistem ganjil-genap. Pertama dengan mencari masjid lain yang kosong. Kedua dengan melaksanakan shalat Zuhur sebagai pengganti shalat Jumat.

“Kedua opsi ini saya kira lebih bisa diterima masyarakat. Kalau harus pakai ganjil-genap akan menyulitkan. Kalau punya ponsel, belum tentu dibawa juga saat shalat,” katanya.

Selama memasuki masa New Normal, Munir menilai tak ada masalah dalam pelaksanaan shalat Jumat di Kabupaten Garut.

“Masyarakat masih bisa shalat Jumat seperti biasa. Mereka bisa jaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fasilitas Ruang ICU Ke RS Universitas Indonesia
Nusantara

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fas..

26 September 2020 18:57
Mundurnya Akmal Taher Indikasi Ada Kesalahan Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Nusantara

Mundurnya Akmal Taher Indika..

26 September 2020 17:49
Bertambah 4.494 Kasus, Total 271.339 Orang Terjangkit Covid-19
Nusantara

Bertambah 4.494 Kasus, Total..

26 September 2020 16:11
Sambut Pjs Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Selamat Bekerja Pak Agus Fatoni, Kita Gantian Sementara
Nusantara

Sambut Pjs Gubernur Sulut, O..

26 September 2020 11:37
Anwar Abbas Setuju Wacana Sumatera Barat Diganti Jadi Provinsi Minangkabau
Nusantara

Anwar Abbas Setuju Wacana Su..

26 September 2020 10:43
Eddi Widiono Dukung VBL Wujudkan Koridor Listrik NTT-Jawa
Nusantara

Eddi Widiono Dukung VBL Wuju..

26 September 2020 09:34
Hari Ini, Airlangga Kampanye
Nusantara

Hari Ini, Airlangga Kampanye..

26 September 2020 07:59
Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024
Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Aks..

26 September 2020 07:31