Sampaikan Harapan Jokowi, Tito Karnavian: Beliau Ingin Kembangkan Motaain Jadi Kawasan Kedua Ekonomi Setelah Kupang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian/Net

Sudah waktunya wilayah perbatasan menjadi kawasan ekonomi dan industri. Sebagai gerbang masuk, wilayah perbatasan adalah hal yang paling pertama terlihat bagi bangsa lain yang akan masuk ke Indonesia.

Itu pula yang akan dilakukan untuk zona pendukung Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, PLBN yang selama ini menjadi pos lintas batas di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste itu ke depannya tidak hanya digunakan untuk mengecek perlintasan orang dan barang, tapi juga akan menjadi etalase serta sentra industry, seperti yang diimbau Presiden Joko Widodo.

"Keinginan beliau agar PLBN di zona pendukung itu menjadi pusat ekonomi dan industri. Untuk bisa menjadi pusat ekonomi yang sehat maka perlu dilihat dulu demand-nya apa baru kita bisa men-suplai apa," ujar Tito saat mengunjungi PLBN Motaain, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, seperti dikutip dari siaran pers BNPP, Kamis (18/6).

"Demand itu artinya kita harus menguasai market, marketnya adalah negara tetangga dan negara kita sendiri di sekitaran PLBN, katakanlah Kabupaten Belu dan kabupaten sekitarnya," lanjut Tito.

Terdapat dua zona pada area Bangunan PLBN Motaain, yaitu zona inti dan zona pendukung.

Zona inti digunakan untuk tata kelola pelayanan lintas batas berupa kepabeanan, keimigrasian, kekarantinaan dan pengamanan secara terpadu. Pada zona inti ini diletakkan bangunan utama, check point, car wash, gedung kargo, jembatan timbang, cargo scanner dan bangunan lainnya sebagai sarana pemeriksaan utama pelayanan lintas batas negara.

Sedangkan zona pendukung terdiri atas parkir petugas dan monumenn lintas batas yang dalam pelaksanaannya nanti menyesuaikan dengan kebijakan dan strategi nasional.

Presiden Jokowi ingin mengembangkan zona pendukung PLBN Motaain menjadi kawasan ekonomi kedua setelah ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur yaitu Kupang.

"Beliau ingin mengembangkan Motaain menjadi kawasan kedua ekonomi setelah Kupang. Dan di Aruk dan Skouw juga begitu," tegas Tito.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fasilitas Ruang ICU Ke RS Universitas Indonesia
Nusantara

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fas..

26 September 2020 18:57
Mundurnya Akmal Taher Indikasi Ada Kesalahan Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Nusantara

Mundurnya Akmal Taher Indika..

26 September 2020 17:49
Bertambah 4.494 Kasus, Total 271.339 Orang Terjangkit Covid-19
Nusantara

Bertambah 4.494 Kasus, Total..

26 September 2020 16:11
Sambut Pjs Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Selamat Bekerja Pak Agus Fatoni, Kita Gantian Sementara
Nusantara

Sambut Pjs Gubernur Sulut, O..

26 September 2020 11:37
Anwar Abbas Setuju Wacana Sumatera Barat Diganti Jadi Provinsi Minangkabau
Nusantara

Anwar Abbas Setuju Wacana Su..

26 September 2020 10:43
Eddi Widiono Dukung VBL Wujudkan Koridor Listrik NTT-Jawa
Nusantara

Eddi Widiono Dukung VBL Wuju..

26 September 2020 09:34
Hari Ini, Airlangga Kampanye
Nusantara

Hari Ini, Airlangga Kampanye..

26 September 2020 07:59
Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024
Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Aks..

26 September 2020 07:31