Ketum INSA: Industri Angkutan Laut Juga Terombang-ambing Akibat Corona

Ilustrasi pelabuhan/Net

Pandemik Covid-19 di Indonesia nyaris melumpuhkan semua sektor industri tidak terkecuali sektor angkutan laut.

Ditambah lagi dengan adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pembatasan pergerakan orang, jumlah arus penumpang bisa dikatakan turun 100 persen.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (DPP INSA), Carmelita Hartoto saat jadi pembicara diskusi webinar dengan tema "Mengatasi Persoalan Angkutan Logistik di Tengah Pandemi" yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, Jumat (12/6).

Akibat pandemik, yang terjadi saat ini, pelabuhan tutup, consumer spending turun, muatan nyaris tidak ada, pendapatan turun drastis, dan piutang dagang yang jatuh tempo, karena shipper kesulitan penjualan.

"Dampak pandemik Covid-19 saat ini dirasakan merata hampir pada seluruh sektor angkutan laut," kata Carmelita Hartoto.

Pembicara lain, Chairman Supply Chain Indonesia, Setiaji menyoroti pentingnya integrasi sistem informasi rantai pasok produk atau komoditas, integrasi dengan rencana induk pengembangan konektivitas (infrastruktur) logistik nasional.

"Perlu peningkatan pemahaman terhadap produk atau komoditas dan rantai pasoknya," katanya.

Di forum yang sama, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Yukki Nugrahawan Hanafi menyebutkan, perlu kebijakan yang selaras antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengikuti ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan No. 9/2020 dan surat Menteri Perhubungan No. PL.001/1/4phb2020 tertanggal 6 April 2020 kepada Menteri Dalam Negeri.

Sebanyak 300 peserta dari mulai wartawan, akedemisi, pengamat, anggota asosiasi serta mahasiswa mengikuti Webinar yang diselenggarakan PWI Jaya. Diskusi ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, mengingat Industri pelayaran nasional saat ini mengalami krisis, akibat pandemi Covid-19.

Ketua PWI Jaya, Sayid Iskandarsyah saat pembukaan diskusi menjelaskan, kegiatan ini merupakan legiatan rutin yang dilaksanakan PWI Jaya. Diskusi mencari solusi tentang berbagai topik yang menarik setiap bulannya.

"Saya memberikan apresiasi kepada para peserta yang ikut ambil bagian di webinar ini. Apalagi jumlahnya cukup besar sampai 300 peserta. Ini merupakan bagian dari keingintahuan peserta seperti apa permasalahan logistik maupun pelayaran saat covid ini, tentunya membutuhkan solusi atau penanganan yang serius, sehingga logistik dan pelayaran ini bisa bergairah kembali, apalagi saat new normal ini," papar Sayid.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fasilitas Ruang ICU Ke RS Universitas Indonesia
Nusantara

Wisma Atlet Pindahkan 34 Fas..

26 September 2020 18:57
Mundurnya Akmal Taher Indikasi Ada Kesalahan Dalam Penanganan Covid-19 Di Indonesia
Nusantara

Mundurnya Akmal Taher Indika..

26 September 2020 17:49
Bertambah 4.494 Kasus, Total 271.339 Orang Terjangkit Covid-19
Nusantara

Bertambah 4.494 Kasus, Total..

26 September 2020 16:11
Sambut Pjs Gubernur Sulut, Olly Dondokambey: Selamat Bekerja Pak Agus Fatoni, Kita Gantian Sementara
Nusantara

Sambut Pjs Gubernur Sulut, O..

26 September 2020 11:37
Anwar Abbas Setuju Wacana Sumatera Barat Diganti Jadi Provinsi Minangkabau
Nusantara

Anwar Abbas Setuju Wacana Su..

26 September 2020 10:43
Eddi Widiono Dukung VBL Wujudkan Koridor Listrik NTT-Jawa
Nusantara

Eddi Widiono Dukung VBL Wuju..

26 September 2020 09:34
Hari Ini, Airlangga Kampanye
Nusantara

Hari Ini, Airlangga Kampanye..

26 September 2020 07:59
Dinas PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kelampayan Target Selesai 2024
Nusantara

Dinas PUPR Kalsel Bangun Aks..

26 September 2020 07:31