Galang Ribuan Dukungan, Eks Staf Ahli Panglima TNI: Sultan Ruslan Buton Mewakili Hati Nurani Rakyat Yang Sedang Prihatin

Ruslan Buton/Net

Mayjen TNI Purn Deddy S Budiman, mantan Staf Ahli Panglima TNI telah menggalangkan ribuan dukungan untuk membebaskan Kapten (Purn) Ruslan Buton yang menjadi tersangka dugaan penyebaran berita bohong.

Dukungan yang ia berhasil kumpulkan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat, advokat, pakar maupun purnawirawan TNI.

Diantaranya 8 organisasi masyarakat (ormas), 36 advokat dan pakar, 636 masyarakat dan Purnawirawan TNI dan 402 purnawirawan mantan pejuang Yonif 315/Garuda yang mendukung dibebaskannya Ruslan Buton dari perkara hukum yang ditangani Polri.

Mayjen TNI Purn Deddy membeberkan alasannya memberikan dukungan terhadap Ruslan Buton.

Menurut Deddy, di dada Ruslan Buton masih mengalir darah semangat Prajurit Sapta Marya dan Sumpah Prajurit untuk membela kejujuran, kebenaran, keadilan dan untuk setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Sultan Ruslan Buton adalah pejuang militan, pejuang tak kenal menyerah, pejuang yang tulus ikhlas dan cinta peduli tanah air sesuai dengan UUD 1945 dan sesuai perintah Allah SWT untuk melakukan amar maruf nahi munkar dengan membela kejujuran, kebenaran dan keadilan guna mewujudkan NKRI yang merdeka, bersatu adil dan makmur," ucap Mayjen Deddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/6).

Selain itu kata Deddy, saran dan pendapat yang diutarakan Ruslan merupakan hal yang dilindungi oleh UUD 1945.

"Sultan Ruslan Buton mewakili hati nurani rakyat yang sedang prihatin tentang kondisi politik, ekonomi, keamanan dan keselamatan bangsa serta keutuhan NKRI," kata Deddy.

Bahkan kata Deddy, Ruslan merupakan anak bangsa yang cinta tanah air dan mewakili masyarakat khususnya masyarakat Trimatra yang beranggotakan kurang lebih 700 orang yang tersebar di seluruh Indonesia yang sedang berpartisipasi aktif membangun NKRI dengan menegakkan UUD 1945 dan menegakkan perintah Allah SWT melalui kritik membangun.

"Dalam iklim demokrasi yang berdasarkan Pancasila, pertanyaannya kepada Sultan Ruslan Buton menyampaikan saran dan pendapat di kriminalisasi?" tanyanya.

Tak hanya itu, Deddy pun mengingatkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin untuk tetap paham terhadap sumpah Presiden dan Wakil Presiden.

Sumpah Presiden dan Wakil Presiden tersebut berbunyi "Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa".

" Untuk keselamatan dan keutuhan NKRI, kami menyarankan Sultan Ruslan Buton untuk segera dibebaskan," tegas Deddy.

Kolom Komentar


Video

Ular Piton 3,5 Meter Ditangkap Usai Mangsa Ternak Warga Boyolali

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Velix Wanggai: Bangun Papua, Pemerintah Lakukan Pendekatan Berbasis Adat
Nusantara

Velix Wanggai: Bangun Papua,..

05 Desember 2020 16:42
Hujan Intensitas Sedang Hingga Tinggi Berpotensi Terjadi Di Jabar Dan Sumut, BMKG Himbau Warga Waspada
Nusantara

Hujan Intensitas Sedang Hing..

05 Desember 2020 15:59
Banjir Kota Medan Sempat Merendam Ribuan Rumah Dan Puluhan Hektar Sawah
Nusantara

Banjir Kota Medan Sempat Mer..

05 Desember 2020 14:07
Terpilih Sebagai Wakil Ketua C40 Cities, Anies Baswedan Akan Memberi Arahan Strategis Pemulihan Ekonomi Kota Akibat Pandemi
Nusantara

Terpilih Sebagai Wakil Ketua..

05 Desember 2020 13:39
Jadi Jurkam ESA, Waketum AMPG Optimis Bengkalis Akan Jauh Lebih Baik
Nusantara

Jadi Jurkam ESA, Waketum AMP..

05 Desember 2020 13:18
PPK Kemayoran Komitmen Rawat 3 Relief Bandara Jejak Sejarah Penerbangan Indonesia
Nusantara

PPK Kemayoran Komitmen Rawat..

05 Desember 2020 10:17
Doni Monardo Kunjungi Kawasan Konservasi Nusakambangan, Pastikan Ekosistem Alam Terjaga
Nusantara

Doni Monardo Kunjungi Kawasa..

05 Desember 2020 10:10
Proyek Menantu Jokowi Pernah Bikin Warga Sukabumi Banjir Lumpur, Don Adam: Lalu Mau Kau Pindahkan Ke Medan?
Nusantara

Proyek Menantu Jokowi Pernah..

05 Desember 2020 09:55