Kahgama: Peneror Mahasiswa UGM Harus Diusut Agar Citra Pemerintahan Jokowi Tak Tercoreng

Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan/Net

Aparat kepolisian diminta mengusut tuntas pelaku teror ancaman pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dosen Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dalam pelaksanaan diskusi mahasiswa Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum UGM.

“Teror merupakan bentuk tindakan kriminal juga dapat membungkam kebebasan berpendapat dan kebebasan mimbar yang diatur dalam undang-undang dasar,” kata Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5).

Menurut Otto, sepanjang tidak bertentangan dengan hukum, diskusi mahasiswa sah dan tidak boleh dilarang. Ia pun menceritakan pengalamannya saat menjadi utusan UGM mengikuti diskusi dalam acara peringatan Konferensi Asia Afrika yang diadakan Universitas Padjajaran pada tahun 1979 di Bandung.

“Bahkan saya dibiayai oleh universitas dengan memberikan biaya tiket kereta api. Padahal rektor tahu kita, mahasiswa tetap saja kritis terhadap pemerintah pada waktu itu. Artinya, universitas sangat menghormati kebebasan berpendapat dan mendorong kreativitas mahasiswa dalam menuntut ilmu,” sambung Otto yang juga seorang pengacara ini.

Oleh karenanya, ia meminta kepolisian segera mengungkap pelaku teror karena dapat merusak citra pemerintah dan dapat mencederai hukum dan keadilan.

“Ini kalau tidak diungkap cepat akan merugikan nama baik pemerintahan Presiden Jokowi dan kepolisian, terlebih lagi pola terornya juga sama dengan teror terhadap wartawan. Apakah itu dilakukan oleh pihak yang sama? Ini perlu diusut,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Wagub DKI Positif Covid-19, Tertular Dari Staf
Nusantara

Wagub DKI Positif Covid-19, ..

29 November 2020 18:23
Raih Segudang Prestasi Di Era Anies, Pemprov DKI Diminta Tetap Rendah Hati
Nusantara

Raih Segudang Prestasi Di Er..

29 November 2020 07:51
MAA: Adat Aceh Alami Degradas Nilai
Nusantara

MAA: Adat Aceh Alami Degrada..

29 November 2020 04:25
Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1.260 Dihiasi Penghargaan MURI
Nusantara

Hari Jadi Kabupaten Malang k..

29 November 2020 02:43
Dianggap Tidak Terbuka Soal Kondisi Habib Rizieq, RS Ummi Bogor Terancam Ditutup
Nusantara

Dianggap Tidak Terbuka Soal ..

29 November 2020 01:24
Kunker Ke Papua, Panglima TNI Minta Masyarakat Tidak Lengah
Nusantara

Kunker Ke Papua, Panglima TN..

28 November 2020 23:43
Majelis Habaib Jabar Serukan Umat  Aktif Merajut Persatuan Bangsa
Nusantara

Majelis Habaib Jabar Serukan..

28 November 2020 22:45
Tim Sukses Dan Kerabat Dilibatkan Jadi Tim Pembangunan, Dedi Kurnia: Ridwan Kamil Praktikkan Nepotisme
Nusantara

Tim Sukses Dan Kerabat Dilib..

28 November 2020 20:39