Begini Respons FX Rudi Rudyatmo Soal New Normal Dunia Pendidikan

Walikota Solo, FX Hadi Rudiyatmo/RMOLJateng

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan persiapan kondisi new normal terkait pandemik virus corona baru (Covid-19). Meski saat Pemkot Solo kembali memperpanjang  Status kejadian luar biasa (KLB) Corona hingga 7 Juni mendatang.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJateng, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menyebutkan pelaksanaan new normal sebaiknya diberlakukan di tempat-tempat ibadah dulu. Baru ke fasilitas lain seperti mall dan tempat lainnya.

"Mudah-mudahan minggu depan tempat peribadatan bisa kembali normal.  Namun itu menanti keputusan dari Kementrian Agama," papar Rudi, panggilan akrab Walikota Solo, Jumat (29/5) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng.

Rudi menambahkan, sebelum pemberlakukan new normal, beberapa pusat perbelanjaan sudah menerapkan standar protokol kesehatan. Menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan di berbagai titik di pusat perbelanja.

"Jadi kini tinggal menyempurnakan saja," papar Rudi.

Sementara itu, terkait skenario penerapan new normal di dunia pendidikan, politisi senior PDIP ini  justru mengusulkan agar sekolah kembali dibuka bulan Januari 2021 mendatang. Bahkan saat ini sudah bermunculan petisi untuk penundaan waktu masuk sekolah.

"Saya malah usulkan sekolah dibuka bulan Januari sekalian saja. Kembalikan jaman dulu dimana  tahun ajaran dan tahun anggaran disamakan," imbuhnya.

Selain itu, Rudi juga menambahkan, lebih baik siswa kembali ke sekolah saat wilayah sudah benar-benar zona hijau Covid-19. Yang berarti sudah aman dan terbebas dari paparan virus tersebut.

"Karena anak-anak justru lebih rentan dibandingkan orang dewasa. Kita bisa menjaga, tapi anak-anak SD, SMP kan masih butuh pertumbuhan, perkembangan. Namun apapun keputusannya kita masih menunggu keputusan dari Kemendikbud dan Ketua Gugus Covid-19," lanjutnya.

Menurutnya jika aktifitas belajar mengajar disekolah dimulai bulan Januari maka jangka waktu untuk  persiapan infrastuktur lebih  panjang sehingga hasilnya bisa maksimal.

"Seandainya kebijakan itu jadi diterapkan mohon jam belajar dikembalikan 6 hari.  Supaya bisa bergantian masuk pagi dan siang. Karena jika nunggu infrastruktur kan lama," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Tingkatkan Pemahaman Penanganan Tanggap Darurat, PMI Cirebon Beri Pelatihan Bagi Masyarakat
Nusantara

Tingkatkan Pemahaman Penanga..

18 September 2020 21:54
Tidak Patut Dicontoh, Oknum Anggota FKDM Paksa Makan Di Tempat  Secara Arogan
Nusantara

Tidak Patut Dicontoh, Oknum ..

18 September 2020 20:37
Berkas Lengkap, Hendi-Ita Siap Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Semarang
Nusantara

Berkas Lengkap, Hendi-Ita Si..

18 September 2020 19:40
Cegah Klaster Perkantoran, Perusahaan Diminta Laporkan Kasus Positif Covid-19 Di Lingkungan Kerja
Nusantara

Cegah Klaster Perkantoran, P..

18 September 2020 19:20
Pemerintah Sudah Siapkan Teknis Pemindahan Dana Taperum PNS, Tapera 2021 Siap Beroperasi
Nusantara

Pemerintah Sudah Siapkan Tek..

18 September 2020 19:02
Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur
Nusantara

Dari 'Warga Miskin Amerika' ..

18 September 2020 16:11
Bareng Deddy Corbuzier Dan Ryan D'Masiv, MRT Jakarta Sosialisasi Gerakan Peduli 3M
Nusantara

Bareng Deddy Corbuzier Dan R..

18 September 2020 15:27
Konferensi Besar GP Ansor Di Sulut Dibuka Presiden, Gubernur Olly Sampaikan Pentingnya Kerukunan Dan Sinergisitas
Nusantara

Konferensi Besar GP Ansor Di..

18 September 2020 15:25