Tambahan Positif Corona 125 Kasus Di Jakarta Disebabkan Kepulangan Pekerja Migran

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/RMOL

Penambahan kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di DKI Jakarta pada hari ini (Jumat, 29/5), kembali melonjak setelah berhasil turun.

Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan, tambahan kasus positif di ibukota mencapai 125 kasus.

Angka ini melonjak signifikan jika dibandingkan data 4 hari sebelumnya, yaitu pada hari Kamis (105 tambahan kasus positif), Rabu (97 tambahan kasus positif), Selasa 89 tambahan kasus positif), Senin (75 tambahan kasus positif).

"DKI naik cukup tinggi 125 kasus. Namun ini bukan seluruhnya pada wilayah administrasi DKI," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers, di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat sore (29/5).

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini menyebutkan, tambahan kasus positif yang melonjak tersebut disebabkan kepulangan pekerja migran yang melalui Bandara Soekarno-Hatta.

"Karena Pekerja Migran Indonesia yang kembali ke tanah air dan kemudian melalui Bandara Soekarno-Hatta, ke seluruhannya kita screening, kita lakukan pemeriksaan PCR, dan banyak diantara mereka yang mengidap positif," terang Achmad Yurianto.

"Jadi ini bukan gambaran dari wilayah administrasi DKI secara keseluruhan, tetapi juga menjadi gambaran yang ada di pekerja migran. Kalau kita lihat khusus DKI saja angka ini cukup stabil dari hari ke hari," sambungnya.

Sementara itu, Achmad Yurianto juga mencatat 4 provinsi besar lainnya yang mengalami pertambahan kasus positif cukup tinggi hari ini. Diantaranya, Jawa Timur (101 kasus), Kalimantan Selatan (74 Kasus), Papua (56 kasus) dan Sulawesi Selatan (41 kasus).

"Tapi cukup banyak provinsi yang hari ini tidak ditemukan kasus positif, diantaranya adalah Aceh, Bangka Belitung, kemudian Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat," sebut Achmad Yurianto.

"Beberapa daerah ada juga yang ada penambahan kasus antara 3 sampai dengan 1 kasus, Kepulauan Riau, Gorontalo, Yogyakarta, Bengkulu, dan Sulawesi Tengah," tambahnya.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Tingkatkan Pemahaman Penanganan Tanggap Darurat, PMI Cirebon Beri Pelatihan Bagi Masyarakat
Nusantara

Tingkatkan Pemahaman Penanga..

18 September 2020 21:54
Tidak Patut Dicontoh, Oknum Anggota FKDM Paksa Makan Di Tempat  Secara Arogan
Nusantara

Tidak Patut Dicontoh, Oknum ..

18 September 2020 20:37
Berkas Lengkap, Hendi-Ita Siap Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Semarang
Nusantara

Berkas Lengkap, Hendi-Ita Si..

18 September 2020 19:40
Cegah Klaster Perkantoran, Perusahaan Diminta Laporkan Kasus Positif Covid-19 Di Lingkungan Kerja
Nusantara

Cegah Klaster Perkantoran, P..

18 September 2020 19:20
Pemerintah Sudah Siapkan Teknis Pemindahan Dana Taperum PNS, Tapera 2021 Siap Beroperasi
Nusantara

Pemerintah Sudah Siapkan Tek..

18 September 2020 19:02
Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur
Nusantara

Dari 'Warga Miskin Amerika' ..

18 September 2020 16:11
Bareng Deddy Corbuzier Dan Ryan D'Masiv, MRT Jakarta Sosialisasi Gerakan Peduli 3M
Nusantara

Bareng Deddy Corbuzier Dan R..

18 September 2020 15:27
Konferensi Besar GP Ansor Di Sulut Dibuka Presiden, Gubernur Olly Sampaikan Pentingnya Kerukunan Dan Sinergisitas
Nusantara

Konferensi Besar GP Ansor Di..

18 September 2020 15:25