Imbau Pemudik Tak Kembali ke Jakarta: Kita Tidak Ingin Kerja Keras Batal Karena Muncul Gelombang Baru Covid-19

Gubernur DKI jakarta, Anies Baswedan saat di BNPB/Repro

Masyarakat perantau yang melakukan mudik lebaran ke kampung halamannya diimbau Gubernur DKI Jakarta Anies Basewedan agar tidak kembali dulu ke Ibu Kota.

Anies Baswedan mengaku khawatir akan muncul gelombang kedua penularan dan penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

“Bila (pemudik) memaksakan harus kembali pemeriksaan akan ketat. Jakarta ada 10 juta penduduk, dan Jabodetabek 25 juta. Kami tidak ingin kerja keras kita batal. Karena muncul gelombang baru. Jangan memaksankan berangkat,” ujar Anies Baswedan dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) 47/2020 tentang surat izin keluar masuk (SIKM) DKI Jakarta.

Untuk mendapatkan SIKM tersebut, DKI Jakarta mengacu kepada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengenai pembatasan perjalanan orang.

Di mana dalam aturan tersebut mengatur mengenai syarat orang-orang yang diperbolehkan menggunakan transportasi dan melakukan altibitas di luar rumah. Salah satu syarat-syarat tersebut diantaranya, Surat Keterangan Telah Mengikuti rapid test dalam jangka waktu kadaluwarsa 3 hari, atau PCR test untuk jangka waktu 7 hari.

Oleh karena itu, Anies Baswedan meminta mayarakat yang mempunyai rencana kembali ke Jakarta agar mengurung niatnya terlebih dahulu. Jika masih nekat, maka orang tersebut terpaksa diminta kembali ke daerah asalnya.

“Persyaratan ini harus dipenuhi, ada di corona.jakarta.go.id. Jadi intinya adalah bila berencana ke Jakarta dan tidak memiliki (SIKM), maka tunda dulu. Bila Anda memaksakan, harus kembali,” Anies Baswedan berharap.

“Kami harap seluruh masyaraklat mengikuti ketentuan ini. Insya Allah Jakarta kembali ke suasana baru dengan protokol-protokol baru,” pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Jabar Perketat AKB, Tak Ada Lagi Basa-basi Untuk Pelanggar Protokol Kesehatan
Nusantara

Jabar Perketat AKB, Tak Ada ..

19 September 2020 02:16
Tingkatkan Pemahaman Penanganan Tanggap Darurat, PMI Cirebon Beri Pelatihan Bagi Masyarakat
Nusantara

Tingkatkan Pemahaman Penanga..

18 September 2020 21:54
Tidak Patut Dicontoh, Oknum Anggota FKDM Paksa Makan Di Tempat  Secara Arogan
Nusantara

Tidak Patut Dicontoh, Oknum ..

18 September 2020 20:37
Berkas Lengkap, Hendi-Ita Siap Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Semarang
Nusantara

Berkas Lengkap, Hendi-Ita Si..

18 September 2020 19:40
Cegah Klaster Perkantoran, Perusahaan Diminta Laporkan Kasus Positif Covid-19 Di Lingkungan Kerja
Nusantara

Cegah Klaster Perkantoran, P..

18 September 2020 19:20
Pemerintah Sudah Siapkan Teknis Pemindahan Dana Taperum PNS, Tapera 2021 Siap Beroperasi
Nusantara

Pemerintah Sudah Siapkan Tek..

18 September 2020 19:02
Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur
Nusantara

Dari 'Warga Miskin Amerika' ..

18 September 2020 16:11
Bareng Deddy Corbuzier Dan Ryan D'Masiv, MRT Jakarta Sosialisasi Gerakan Peduli 3M
Nusantara

Bareng Deddy Corbuzier Dan R..

18 September 2020 15:27