Punya Rumah Dan Mobil, Warga Nganjuk Ini Mengaku Sudah Dua Tahun Jadi Penerima PKH Dan Tidak Mau Mundur

Tangkapan layar siaran tivi daerah, warga Nganjuk yang menerima bantuan pemerintah Program PHK

  Sebuah keluarga di Nganjuk yang terbilang mampu, ternyata tercatat sebagai penerima bantuan pemerintah Program Keluarga Harapan (PKH). Keluarga ini memiliki rumah yang cukup bagus serta sebuah kendaraan mobil.

Warga di sekitar juga melihat keluarga ini sebagai keluarga yang secara ekonomi cukup mapan. Namun demikian, keluarga ini tidak mau mundur sebagai penerima bantuan.

Warga menilai program PKH yang diberikan kepada keluarga ini telah salah sasaran. Suma’ani, salah satu anggota keluarga itu, bahkan tidak merasa sungkan tembok rumahnya ditempeli label keluarga penerima PKH. Foto Suma’ani dengan mobilnya pun beredar di media sosial dan menjadi viral.

Suma’ani (39) dengan penuh percaya diri mengakui menerima program bantuan dari pemerintah PKH. Bahkan tanpa keberatan, Suma’ani bersedia menunjukkan mobilnya, juga perabotan rumah yang dimiliki, mengutip tayangan stasiun televisi daerah Madu TV, Jumat (22/5), yang juga disiarkan YouTube.

Warga Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk ini mengaku sudah dua tahun menerima bantuan PKH. Awalnya, keluarganya diajukan sebagai penerima PKH karena kondisi ekonominya masih terpuruk. Namun seiring berjalannya waktu, kini ekonomi keluarganya sudah membaik dan mampu membeli mobil.

“Awalnya, saat itu saya dapat undangan ke balai desa untuk menerima PKH. Saya mau saja karena saya tidak mengajukan dan saat itu memang masih tidak punya,” kata Suma’ani.

Meski hidupnya saat ini sudah berkecukupan, Suma’ani enggan mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH. Ketika ditanya mengapa dia masih mau menerima bantuan itu, dia menjawab karena sakit hati.

“Awalnya saya mau mundur, tapi karena disindir-sindir terus dan sakit hati, makanya saya gak mundur,” katanya.

Dia beralasan, jika ada komunikasi yang baik maka dia akan bersedia mundur.

“Sekarang saya belum ada kemauan, karena masih sakit hati,” katanya.
Status rumah yang ditinggali Suma’ani adalah milik suami, sementara mobil miliknya itu sering disewakan.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Jakarta Belum Siap, New Normal Bisa Berubah Jadi Bom Waktu
Nusantara

Jakarta Belum Siap, New Norm..

28 Mei 2020 06:24
Pengusaha Hadapi Kesulitan Finansial, APPBI: Paling Parah Karyawan Mal Yang Tidak Bisa Bekerja
Nusantara

Pengusaha Hadapi Kesulitan F..

28 Mei 2020 05:25
Walikota Palembang Pastikan Warganya Siap Terapkan Kebijakan New Normal
Nusantara

Walikota Palembang Pastikan ..

28 Mei 2020 03:30
Tidak Ada  Penambahan Penutupan Jalan Jelang New Normal Kota Semarang
Nusantara

Tidak Ada Penambahan Penutu..

28 Mei 2020 01:53
Kasad Jenderal Andika Hadiri Indo-Pasific Landpower Conference 2020 Bahas Pandemik Covid-19
Nusantara

Kasad Jenderal Andika Hadiri..

27 Mei 2020 23:23
Bertemu Pimpinan DPR, HMS Center Minta Pemerintah Lindungi Produsen Jamu Lokal
Nusantara

Bertemu Pimpinan DPR, HMS Ce..

27 Mei 2020 21:09
Paguyuban Orang Tua Murid: Pembelajaran Daring Saat Pandemik Merepotkan
Nusantara

Paguyuban Orang Tua Murid: P..

27 Mei 2020 19:00
BIN Serahkan Bantuan Peralatan Medis Penanganan Covid-19 Untuk RS Persahabatan
Nusantara

BIN Serahkan Bantuan Peralat..

27 Mei 2020 18:30