Sri Mulyani: Kita Mencontoh Kartini, Walau Dipingit Di Rumah Karena Adat istiadat Dia Bisa Tetap Berjuang

Sri Mulyani/Net

  Memperingati Hari Kartini, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan bahwa perjuangan wanita tidak akan pernah berhenti walau dalam keadaan dipingit.

Saat ini, menurutnya, kita semua juga berada dalam 'pingitan', tidak bisa melakukan hal yang biasanya, harus berdiam di rumah untuk menahan laju penularan virus corona.

"Satu abad lalu Kartini sebagai perempuan, dipingit di rumah karena adat istiadat. Dinding rumah tidak menjadi penghalang bagi Kartini untuk memperjuangkan dan peduli akan nasib perempuan dan anak-anak untuk maju.

Hari ini kita harus tinggal di rumah karena Covid19. Kita dapat mencontoh semangat Kartini, meski di rumah, you can always do good think for your family, your community and your country. Never try to find any excuses to do good things for others," tulis Sri Mulyani, dalam unggahan video di akun Instagramnya, Selasa (21/4).

Sri mengingatkan tentang perjuangan orang-orang yang bekerja siang malam, utamanya di garis depan para tenaga medik dokter, perawat, pekerja rumah sakit, yang memiliki tugas mulia menyelamatkan jiwa manusia dengan resiko jiwa raga mereka sendiri.

Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan tinggi.

Ia mengatakan, tidak akan mampu menebus jasa besar mereka yang telah membaktikan dirinya untuk menolong dan menyelamatkan nasib sesama manusia.

"Pandemi Covid19 memberi kesempatan kepada kita semua untuk mampu menunjukkan kualitas kemanusiaan kita," ujarnya.

"Seperti Kartini, keperempuanannya, pingitannya, dan berbagai halangan adat, sosial kultural tidak menjadi alasan untuk memajukan kaumnya, dan menjadi pahlawan bangsa dan pahlawan kemanusiaan."

Mengenang satu abad lebih warisan Kartini dalam bentuk kepedulian dan perikemanusiaan yang adil dan beradab, Sru Mulyani mengulas pemikiran Kartini yang maju jauh melampaui waktu saat itu.

"Sang Pencipta menghendaki agar umat manusia selalu mampu dan mau berbuat kebaikan bagi sesama manusia dan bagi alam semesta.
Sudahkah kita?" tutupnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Wagub DKI Positif Covid-19, Tertular Dari Staf
Nusantara

Wagub DKI Positif Covid-19, ..

29 November 2020 18:23
Raih Segudang Prestasi Di Era Anies, Pemprov DKI Diminta Tetap Rendah Hati
Nusantara

Raih Segudang Prestasi Di Er..

29 November 2020 07:51
MAA: Adat Aceh Alami Degradas Nilai
Nusantara

MAA: Adat Aceh Alami Degrada..

29 November 2020 04:25
Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1.260 Dihiasi Penghargaan MURI
Nusantara

Hari Jadi Kabupaten Malang k..

29 November 2020 02:43
Dianggap Tidak Terbuka Soal Kondisi Habib Rizieq, RS Ummi Bogor Terancam Ditutup
Nusantara

Dianggap Tidak Terbuka Soal ..

29 November 2020 01:24
Kunker Ke Papua, Panglima TNI Minta Masyarakat Tidak Lengah
Nusantara

Kunker Ke Papua, Panglima TN..

28 November 2020 23:43
Majelis Habaib Jabar Serukan Umat  Aktif Merajut Persatuan Bangsa
Nusantara

Majelis Habaib Jabar Serukan..

28 November 2020 22:45
Tim Sukses Dan Kerabat Dilibatkan Jadi Tim Pembangunan, Dedi Kurnia: Ridwan Kamil Praktikkan Nepotisme
Nusantara

Tim Sukses Dan Kerabat Dilib..

28 November 2020 20:39