Cegah Potensi Penyebaran Covid-19, Tempat Hiburan Jakarta Ditutup Hingga 19 April

Ilustrasi/Net

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa penutupan sementara kegiatan operasional industri pariwisata di wilayah Jakarta selama 17 hari, yakni mulai 3 April 2020 hingga 19 April 2020.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penularan pandemik Covid-19. Sebelumnya, penutupan sementara telah diterapkan selama dua pekan, yakni pada 23 Maret hingga 5 April 2020.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, terdapat empat kegiatan usaha tambahan yang akan dilakukan penutupan sementara.

"Kami kembali mengimbau kepada seluruh penyelenggara industri pariwisata untuk dapat melaksanakan aturan perpanjangan penutupan sesuai tanggal yang telah ditetapkan. Dan melalui berbagai pertimbangan, kami juga akan menutup sementara empat kegiatan usaha yang berpotensi dapat menyebabkan penularan Covid-19," kata Cucu melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (4/4).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJakarta, kegiatan usaha yang wajib tutup selama masa pandemik Covid-19 adalah kelab malam, diskotek, pub/musik hidup, karaoke keluarga, karaoke executive, bar/rumah minum, griya pijat, spa (sante par aqua), bioskop, bola gelinding, bola sodok, mandi uap, seluncur dan rena permainan ketangkasan manual, mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa.

Sementara empat lokasi tambahan lainnya yang dilakukan penutupan sementara adalah arena permainan ketangkasan keluarga manual, mekanik dan/atau elektronik anak-anak/keluarga, Gelanggang Rekreasi Olahraga, usaha jasa salon kecantikan/jasa perawatan rambut, dan penyelenggaraan kegiatan MICE/ballroom/balai pertemuan.

Dasar penutupan Surat Edaran Nomor 184/SE/2020 tentang Perpanjangan Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Upaya Kewaspadaan Terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, terhitung sejak 3 April 2020 sampai dengan 19 April 2020.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Selama PSBB Diterapkan, 60 Persen Warga Jakarta Tetap Di Rumah
Nusantara

Selama PSBB Diterapkan, 60 P..

25 Mei 2020 18:54
Hingga Lebaran Kemarin, Jalan Tol Trans Sumatera Dipadati 310 Ribu Kendaraan
Nusantara

Hingga Lebaran Kemarin, Jala..

25 Mei 2020 18:29
Imbau Pemudik Tak Kembali ke Jakarta: Kita Tidak Ingin Kerja Keras Batal Karena Muncul Gelombang Baru Covid-19
Nusantara

Imbau Pemudik Tak Kembali ke..

25 Mei 2020 17:27
Doni Monardo: Minggu Terakhir Ini Beberapa Daerah Grafik Positifnya Penurunan
Nusantara

Doni Monardo: Minggu Terakhi..

25 Mei 2020 16:40
Kasus Corona Pada H +1 Lebaran Capai 22.750 Orang, Sembuh 5.642 Pasien dan Meninggal 1.391 Orang
Nusantara

Kasus Corona Pada H +1 Lebar..

25 Mei 2020 16:28
Tanpa Alasan Jelas, Sebuah Rumah Isolasi Covid-19 Dibubarkan Anggota DPRD Secara Arogan
Nusantara

Tanpa Alasan Jelas, Sebuah R..

25 Mei 2020 15:52
Tenaga Kesehatan Terjangkit Covid-19 Meningkat, RS Unair Siapkan Tempat Isolasi Mandiri
Nusantara

Tenaga Kesehatan Terjangkit ..

25 Mei 2020 15:49
Bantah Wacana Impor, Kementan Pastikan Produksi Pertanian Melimpah Selama Masa Pandemik Covid-19
Nusantara

Bantah Wacana Impor, Kementa..

25 Mei 2020 14:55