Begini Cara Mendapatkan Listrik Gratis Dan Diskon 50 Persen Selama Wabah Corona

Alur cara dapat token gratis dari PLN/Repro

Wakil Direktur PT. PLN (Persero), Darmawan Rahardjo mengatakan, pihaknya telah memastikan penerapan keringanan pembayaran listrik selama wabah virus corona berjalan mulai awal April ini.

Darmawan Rahardjo menerangkan, kebijakan ini diberlakukan bagi pelanggan pasca bayar dan pra bayar. Namun, keringanan ini diberikan untuk pelanggan kategori 450 VA sebesar 100 persen gratis, dan pelanggan 900 VA diberikan diskon sebesar 50 persen.

"Begitu 31 Maret Bapak Presiden melontarkan ini di publik, PLN di tanggal 1 April langsung menjalankan program token gratis," ucap Darmawan Rahardjo di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (3/4).

Untuk mendapatkan insentif ini, disebutkan Darmawan Rahardjo memaparkan tata cara yang perlu diketahui masyarakat. Di mana, terdapat dua cara yang bisa dilakukan masyarakat.

Pertama, masyarakat pelanggan bisa menghubungi kontak Whatsapp PLN bernomor 081-22-123-123. "Di situ ketik apa saja langsung akan mendapatkan balasan. Terus kemudian dimasukkan ID pelanggan," sebut Darmawan Rahardjo.

"Dari ID pelanggan, akan ada kode token listrik gratis. Kemudian bisa dimasukkan pada KWH meter untuk mendapatkan diskon nya atau gratisannya," sambungnya.

Selain itu, PLN  juga menyediakan akses di website resminya yaitu www.pln.co.id. "Pelanggan bisa masuk (ke websitenya) kemudian pilih menu pelanggan. Di situ sudah ada sub menu namanya stimulus Covid-19 seperti arahan dari Bapak Presiden," bebernya.

"Dipersilahkan memasukkan ID pelanggan dan atau nomor meternya, kemudian masuk ke token listrik gratis, akan ditampilkan layarnya. kemudian begitu token listrik gratis nya berhasil didapatkan dipersilahkan pelanggan memasukkan angka tersebut ke KWH meter," tambah Darmawan Rahardjo.

Namun untuk layanan Whatsapp PLN, Darmawan Rahardjo menyebutkan sedang dalam kendala. Sehingga, masyarakat belum bisa mengakses layanan tersebut.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Libur Panjang, Lebih Dari 500 Ribu Kendaraan Tinggalkan Ibukota
Nusantara

Libur Panjang, Lebih Dari 50..

30 Oktober 2020 13:05
Alasan Perumnas Pesawaran Residence Tutup Akses Jalan Dibantah Pengelola Ponpes Darul Ulum Pesawaran
Nusantara

Alasan Perumnas Pesawaran Re..

30 Oktober 2020 10:59
Kecam Pesepeda Lintasi JLNT Casablanca, Nasdem: Jangan Cuma Fisiknya Yang Sehat, Tapi Otaknya Sakit
Nusantara

Kecam Pesepeda Lintasi JLNT ..

30 Oktober 2020 10:49
Oknum Guru Ajak Murid Tak Pilih Ketua OSIS Non-Muslim, Politikus PKS Minta Publik Jangan Langsung Menghakimi
Nusantara

Oknum Guru Ajak Murid Tak Pi..

30 Oktober 2020 10:36
Alasan Bioskop Belum Beroperasi Walau Sudah Ada Lampu Hijau
Nusantara

Alasan Bioskop Belum Beroper..

30 Oktober 2020 07:47
Wiku Adisasmito: 54 Daerah Masuk Zona Oranye Harus Segera Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Nusantara

Wiku Adisasmito: 54 Daerah M..

30 Oktober 2020 03:15
Targetkan Partisipasi Pilkada 80 Persen, KPUD Serang Gandeng Ormas, OKP Dan LSM
Nusantara

Targetkan Partisipasi Pilkad..

30 Oktober 2020 02:55
Arus Kendaraan Masih Tinggi, Polisi Alihkan Jalur Bandung Menuju Garut
Nusantara

Arus Kendaraan Masih Tinggi,..

30 Oktober 2020 01:32