Bantah Komersialisasi TIM, Jakpro: Kami Siap Datangi Komisi X

Rabu, 19 Februari 2020, 19:26 WIB
Laporan: Ahmad Alfian

Dirops Jakpro, Muhammad Taufiqurrachman (sebelah kiri)/RMOL

Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) kembali memanas setelah sejumlah Seniman mendatangi Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Para Seniman mendesak proyek dihentikan karena menilai Revitalisasi tersebut bagian dari komersialisasi TIM.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional Jakarta Propertindo (Jakpro), Muhammad Taufiqurrachman menjelaskan, selama ini pihaknya telah menjalin komunikasi bahkan mengikut sertakan Seniman dalam berbagai macam forum diskusi.

"Seniman itu kan banyak. Misal 100 seniman, 80 dukung, 20 beda pendapat. Kami tetap sosialisasi bagaimana caranya menjaga seni yang nilainya besar itu dengan fasilitas yang memadai," ungkapnya saat konferensi pers di Ballroom Kempinski, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

Pihak Jakpro pun menegaskan tidak satu aturan pun yang dilangkahi bahkan dilanggar dalam revitalisasi TIM ini. Untuk itu, Taufiqurrachman menegaskan bahwa pihaknya siap apa bila harus dipanggil ke Komisi X DPR RI.

"Tidak ada masalah, kami siap," tegasnya.

"TIM ini untuk kesejahteraan warga. Kita tidak mengelola dan komersil kan untuk kesenian. Kita hanya bertanggung jawab untuk urusan gedung dan parkir agar memadai. Kami tidak akan komersialisasi," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Update Covid-19 Kamis 26 Maret, Positif 893 orang, dan 78 Meninggal

Kamis, 26 Maret 2020
Video

Gunung Merapi Meletus, Magelang Diguyur Hujan Abu

Jumat, 27 Maret 2020
Video

JAJANG C. NOER : Ketika Ayah | Puisi Hari Ini

Jumat, 27 Maret 2020