Terowongan Nanjung Resmi Beroperasi, Banjir Di Bandung Raya Diklaim Terkendali

Selasa, 14 Januari 2020, 09:48 WIB
Laporan: Agus Dwi

Ridwan Kamil dan Basuki Hadimuljono saat mengunjungi Terowongan Nanjung/RMOLJabar

Setelah Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung resmi dioperasikan, banjir yang kerap menerjang kawasan Bandung Raya khususnya wilayah Bandung Selatan diklaim mulai dapat dikendalikan.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam kunjungannya ke Terowongan Nanjung dan proyek Floodway Cisangkuy, Senin (13/01).

Basuki menyebutkan, saat curah hujan tinggi, warga Dayeuhkolot dan sekitarnya yang kerap mengungsi maupun bersiap menaiki perahu kini tak akan merasa cemas lagi.

Sebab, beroperasinya Terowongan Nanjung ditambah parkir air di Kolam Retensi Cieunteung, disebutkan Basuki, genangan air akan cepat surut. Sehingga kendaraan masih bisa melaju meski curah hujan cukup tinggi.

“Dengan curah hujan lebih tinggi, biasanya curah hujan 300 mm ini orang sudah naik perahu, 17 Desember kemarin (di Bandung Selatan) sudah 424 mm, orang masih pakai sepeda motor, masih kering,” beber Basuki, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Di samping itu, setelah menyelesaikan masalah potensi banjir di hulu Citarum atau wilayah Bandung Raya pada 2020, pihaknya juga akan fokus di wilayah hilir seperti di Karawang, salah satunya pembangunan bendungan di Cibeet.

“Kalau banjir di selatan Bandung selesai, bisa konsentrasi di Karawang,” tutup Basuki.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Sakit Hati, Warga Tanjung Priok Demo Yasonna Laoly

Rabu, 22 Januari 2020
Video

Penangkapan Pelaku Pencurian Proyek Stadion Jatidiri Semarang

Kamis, 23 Januari 2020
Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Nikah | Puisi Hari Ini

Kamis, 23 Januari 2020