Kongres Di Ambon Selesai, GMNI Punya Ketum Dan Sekjen Baru

Selasa, 03 Desember 2019, 03:47 WIB
Laporan: Ichsan Yuniarto

Kongres GMNI XXI di Ambon/Net

Setelah melalui proses panjang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akhirnya mempunyai ketua umum dan sekretaris jenderal baru.

Ketua Umum GMNI periode 2019-2021 dijabat oleh Arjuna Putra Aldino. Sementara sekretaris jenderal DPP GMNI diisi oleh M Dandy Setiawan. Arjuna dan Dandy  terpilih karena hanya ada satu calon di kongres GMNI XXI.

Ketua Umum DPP GMNI periode 2017-2019 Robaytullah Kusumah Jaya, mengatakan, kongres GMNI XXI yang digelar di Ambon ini selesai pada Senin, (2/12) sekitar pukul 23.45 WIT.

Robaytullah menambakan, kongres yang awalnya digelar di Kristen Center akhirnya dipindah ke Aula Amaris Hotel dikarenakan tempat sebelumnya sudah tidak kondisif dan penuh intimidasi.

Pemindahan tempat ini, kata Robaytullah, dikarenakan tempat kongres di Kristen Center sudah tidak kondusif. Selain itu juga telah terjadi kekerasan terhadap Sekjen DPP GMNI sebagai salah satu pemimpin tertinggi organisasi dan simbol organisasi yang sempat dipukuli oleh panitia lokal dan sejumlah oknum pelaku kekerasan.

“Maka kami dari Ketua Umum, Sekjen, beserta jajaran pengurus DPP GMNI periode 2017-2019 memutuskan kongres di pindah ke Hotel Amaris supaya kongres bisa berjalan dengan jaminan keamanan bagi para peserta kongres," kata Robaytullah lewat keterangan tertulisnya.

Kongres lanjutan di Hotel Amaris dihadiri oleh 81 DPC GMNI Definitif, 4 DPD GMNI Definitif, 6 DPC GMNI Caretaker, dan 4 DPD Caretaker.

“Secara organisasional, kongres lanjutan di Hotel Amaris ini sudah representatif dan quorum karena dihadiri oleh lebih dari setengah peserta yang sudah disahkan dalam Sidang Pleno I yaitu pembahasan dan pengesahan peserta dan peninjau Kongres xxi GMNI," tutupnya.

EDITOR:
Tag:

Kolom Komentar


Video

Provinsi Jawa Barat Raya

Jumat, 13 Desember 2019
Video

Ini Janji-Janji Gibran Usai Resmi Sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo 2020

Sabtu, 14 Desember 2019
Video

Panen Koruptor di Jawa Barat

Sabtu, 14 Desember 2019