Hobi Sepak Bola, 2 Mahasiswa Tahfiednomic Tazkia Raih Prestasi Di MTQ Provinsi Riau

Senin, 02 Desember 2019, 09:28 WIB
Laporan: Agus Dwi

2 mahasiswa Institut Tazkia yang meraih prestasi di MTQ Provinsi Riau/Istimewa

Punya hobi bermain sepak bola tak membuat dua mahasiswa Institut Agama Islam Tazkia, Sentul, Bogor, ini malas membaca Al Quran. Justru keduanya tetap bisa mengisi kesehariannya, selain belajar di kampus, juga dengan menghapal Al Quran.

Hasilnya pun positif. Dua mahasiswa yang tercatat di program Tahfiednomic Institut Tazkia ini meraih prestasi di Musabaqah Tilawatil Al Quran (MTQ) tingkat Provinsi Riau. Mereka adalah Ismail Ihsan, peraih juara dua di cabang 30 juz. Sementara rekan sekampusnya, Rian Asmawi, merebut juara ketiga di kriteria 5 juz.

"MTQ tingkat Provinsi Riau ke-38 di Kabupaten Kampar ini berlangsung 23-30 November 2019. Diikuti seluruh Hafidh dan Qori terbaik putra-putri Riau yang tersebar di beberapa kampus Indonesia. Saat ini, sekitar 90 mahasiswa tercatat sebagai mahasiswa di Institut Tazkia," terang Dekan Fakultas Syariah/Direktur Tahfiednomic Institut Tazkia, Dr H Arip Rahman, Lc, Senin (2/12).

Direncanakan, kedua mahasiswa terbaik Tahfiednomic Tazkia ini akan kembali ke Bogor pada Selasa (3/12).

Sehari-hari, Ismail dan Rian di samping rajin belajar teori ekonomi dan menghafal Al-Qur'an juga dikenal pandai bergaul dengan mahasiswa lainnya. Serta sangat mencintai olahraga, terutama sepak bola.

Ismail yang lahir di Medan pada 9 Februari 2001 bercita-cita mulya untuk membangun pondok hafizh Al Quran di seluruh Indonesia. Adapun Rian Asmawi yang lahir di Pekanbaru 21 April 2001 berharap suatu saat nanti dapat menciptakan banyak hafizh Al-Quran yang berakhalakul karimah dan mendukung Indonesia menuju baldatun tyoyibatun dan diridhai Allah SWT.

Untuk diketahui program Tahfiednomic berpusat di Kampus ketiga Tazkia di Cilember, Bogor. Ini adalah program Strata 1 yang memadukan pemahaman dan penghapalan Al Quran dengan praktik dan teori ekonomi syariah. Program ini adalah yang pertama di Indonesia dan bisa jadi di dunia. Karena mahasiswa/i tidak hanya menghapal Al Quran 30 juz dalam 4 tahun tetapi juga harus menguasai teori dan praktik ekonomi syariah.

Para lulusan program ini ketika kembali ke tempatnya masing-masing diharapkan dapat mendakwahkan keilmuannya di masyarakat luas. Terutama dapat berperan serta dalam program ekonomi syariah yang sedang dicanangkan oleh pemerintah saat ini. Seperti dalam industri halal, wisata friendly halal, keuangan syariah, perbankan, hingga fintek dan asuransi syariah.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Provinsi Jawa Barat Raya

Jumat, 13 Desember 2019
Video

Ini Janji-Janji Gibran Usai Resmi Sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo 2020

Sabtu, 14 Desember 2019
Video

Panen Koruptor di Jawa Barat

Sabtu, 14 Desember 2019