PAN Usul Pajak Hiburan DKI Naik, Pengamat: Risikonya Tinggi

Ilustrasi pajak/Net

Menaikkan tarif pajak hiburan menjadi salah satu cara memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta. Setidaknya pandangan tersebut disampaikan fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPRD DKI Jakarta.

Namun demikian, pengamat pajak dari Center for Indonesia Taxation (CITA), Yustinus Prastowo justru mengungkap hal sebaliknya. Menurutnya, meningkatkan tarif pajak akan berisiko tinggi.

"Menaikkan pajak itu belum tentu menjadi cara yang baik. Tergantung tujuannya dulu, kalau tujuannya meningkatkan PAD, lebih bagus memperkuat pelunasan pajaknya," jelas Yustinus dalam keterangannya, Senin (7/10).

Yustinus menyarankan, lebih baik Pemprov DKI menyisir tempat hiburan mana yang belum menjadi wajib pajak.

"Lalu meningkatkan pengawasan, perluasan basis pajak, perbaikan administrasi, sehingga tidak menimbulkan distorsi atau kebocoran," paparnya.

Yustinus menjelaskan bukan sesuatu yang menguntungkan jika menaikkan tarif pajak dalam situasi seperti ini. Sebab kalau menaikkan tarif, lalu para objek pajak ini tidak kompetitif dengan daerah lain, maka mereka akan meninggalkan Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan penghasilan mereka yang menurun dan akan mencari lokasi hiburan baru di daerah penyangga.

"Kalau begitu jadi nanti masyarakat mau cari hiburan malah ke bekasi, Tangerang, Depok karena kita juga mesti memperhitungkan harmoni dan sinkronisasi dengan pemda lain," tandasnya.

Berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 2015, besaraan pajak yang dikenakan terhadap usaha hiburan malam seperti karaoke dan diskotek sebesar 25 persen.

Menurut Fraksi PAN agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, besaran pajak hiburan malam sebesar 25% tersebut perlu dinaikkan hingga 40% .
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

FRONT PAGE | CATATAN KAMI, Dr Ahmad Yani

Jumat, 07 Agustus 2020
Video

RMOL World View | Di Balik Ledakan Lebanon Bersama Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari

Jumat, 07 Agustus 2020

Artikel Lainnya

Sambut HUT Ke-75 RI, Prajurit TNI Di Papua Kerja Bakti Bersama Guru Dan Siswa
Nusantara

Sambut HUT Ke-75 RI, Prajuri..

11 Agustus 2020 05:37
Kesaksian Warga Saat Pabrik Biotanol Meledak Dan Terbakar
Nusantara

Kesaksian Warga Saat Pabrik ..

11 Agustus 2020 02:00
Utus 64 Kafilah, Kabupaten Pandeglang Target Tiga Besar MTQ XVII
Nusantara

Utus 64 Kafilah, Kabupaten P..

10 Agustus 2020 22:23
Jika Tidak Hadir Di Tengah Kesulitan Warga, Zita Anjani Khawatir Pemerintah Dianggap 'Antara Ada Dan Tiada'
Nusantara

Jika Tidak Hadir Di Tengah K..

10 Agustus 2020 22:13
Fasilitasi Belajar Daring, Kodim Sukoharjo Siapkan Jaringan Internet Gratis
Nusantara

Fasilitasi Belajar Daring, K..

10 Agustus 2020 22:01
Geruduk Gedung KPK, Massa Aksi Sebut Penegak Hukum Kalah Melawan Korupsi Di Pekanbaru
Nusantara

Geruduk Gedung KPK, Massa Ak..

10 Agustus 2020 20:54
Mirip Dengan Lebanon, Pabrik Bioetanol Di Mojokerto Meledak
Nusantara

Mirip Dengan Lebanon, Pabrik..

10 Agustus 2020 20:26
Bertambah 479 Orang, Positif Covid-19 Ibukota Tembus 26.193 Kasus
Nusantara

Bertambah 479 Orang, Positif..

10 Agustus 2020 19:24