Pawai Awug Hari Jadi Purwakarta Pecahkan Rekor Muri

Pawai Awug Purwakarta/RMOL Jabar

RMOL.  Pawai Awug dalam rangka hari jadi Purwakarta ke-188 dan Kabupaten Purwakarta ke-51 pada Sabtu (27/7) malam, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) dengan jumlah awug terbanyak.

“Jumlah peserta pawai lebih 5.600 orang, tapi yang kami nilai itu jumlah tumpeng Awug yang dibawa peserta, totalnya 2.151. rekor ini tidak hanya di Indonesia, tapi dunia," terang Manager MURI, Triyono seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Triyono menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pemkab Purwakarta yang sangat peduli terhadap kebudayaan lokal, terutama pada makanan tradisional.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini, selain pawai awug yang diutamakan, tapi ada kesenian dan budaya yang di sajikan dalam pawai, tentunya untuk dapat melestarikan kebudayaan lokal ke depannya," tuturnya.

Pawai Awug mendapat sambutan antusias warga Purwakarta.  Sejak siang ribuan masyarakat tumpah ruang menyaksikan rangkaian kegiatan yang digelar. Atraksi dari para peserta pawai menambah semarak kegiatan tersebut.

Pawai Awug dibuka Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika yang didampingi oleh Wakil Bupati dan jajaran Muspida. Acara diawali dengan drama tari yang menceritakan tentang beras yang menjadi salah satu tema kegiatan tersebut.

Anne mengatakan, peringatan hari jadi Purwakarta ini diharapkan bisa memberi manfaat khususnya bagi pariwisata kuliner maupun pariwisata yang lainnya di Purwakarta.

“Kegiatan ini diharapkan mendorong berkembangnya UMKM terutama yang bergelut di bidang kuliner," ujar perempuan yang akrab disapa Ambu Anne.

Selain itu dalam acara tersebut mengingatkan kembali akan pentingnya pertanian yang hari ini mulai dilupakan terutama berkaitan dengan areal pesawahan, selain itu memperkenalkan khasanah citra rasa kuliner tradisional.

"Awug ini kan makanan tradisional, sampai hari ini itu masih di proses dengan cara yang tradisional belum ada alat teknologi yang bisa menggantikan proses pembuatan awug itu sendiri," jelasnya

Bukan hanya itu kegiatan tersebut sebagai bentuk keprihatinan dengan berkurangnya areal pesawahan yang sudah beralih fungsi lahan yang akan berdampak pada ketersedian pangan khususnya beras.

"Ini bagian dari untuk mengingatkan kita semua bahwa kita harus peduli terhadap mempertahankan area-area persawahan dan pertanian," jelasnya.

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020
Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

Rabu, 03 Juni 2020

Artikel Lainnya

Di DKI, Pelanggar Aturan Transportasi Bisa Disanksi Kerja Sosial, Denda, Hingga Kendaraan Diderek
Nusantara

Di DKI, Pelanggar Aturan Tra..

07 Juni 2020 07:21
Gereja Katedral Jakarta Belum Buka Peribadatan, Umat Diminta Bersabar
Nusantara

Gereja Katedral Jakarta Belu..

07 Juni 2020 06:55
Gubernur Sumsel Sebut Pembangunan RSUD Ibnu Sutowo Akan Sia-sia
Nusantara

Gubernur Sumsel Sebut Pemban..

07 Juni 2020 06:10
Ikuti Jejak Simeulue, Abdya Juga Tolak Masuk Zona Merah
Nusantara

Ikuti Jejak Simeulue, Abdya ..

07 Juni 2020 04:21
Mulai Hari Ini, Tol Jakarta-Cikampek Elevated Berfungsi Kembali
Nusantara

Mulai Hari Ini, Tol Jakarta-..

07 Juni 2020 04:00
Dijanjikan Bisa Pulang Di Tengah Pandemik, Sejumlah Warga Merauke Di Jayapura Rela Bayar Rp 750 Ribu Kepada Oknum
Nusantara

Dijanjikan Bisa Pulang Di Te..

07 Juni 2020 03:23
Warganya Masih Belum Disiplin, Walikota Semarang Perpanjang PKM Hingga 21 Juni 2020
Nusantara

Warganya Masih Belum Disipli..

07 Juni 2020 01:53
Berpekan-pekan Tak Bertemu Banyak Orang, Semua Hewan Di Ragunan Lebih Bahagia
Nusantara

Berpekan-pekan Tak Bertemu B..

07 Juni 2020 00:52