Saatnya Pancasila Jadi Gaya Hidup, Bukan Cuma Sekadar Hapalan

Duta Remaja Indonesia mengajak kaum milenial Indonesia untuk menjadikan Pancasila sebagai gaya hidup/Istimewa

Bangsa Indonesia patut bangga punya Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mampu mengatur semua sendi kehidupan masyarakat. Dari sejak negeri ini merdeka hingga memasuki abad ke-21.

Sayang, bagi sebagian kaum millenial, Pancasila tak lebih dari sekadar hapalan. Mulai dari sila pertama sampai kelima. Tanpa mengerti makna dan nilai yang terkandung di dalamnya.

Karena itulah DPP Duta Remaja Indonesia mencoba mengajak generasi muda untuk lebih mengenal Pancasila. Bukan sekadar sesuatu yang harus dihapal. Tapi justru bisa dijadikan gaya hidup.

Melalui rangkaian acara 'Pancasila Fest' yang telah dimulai sejak 1 Juni dan akan berakhir 1 Oktober 2019, Duta Remaja Indonesia mengajak kaum milenial untuk menjadikan Pancasila sebagai gaya hidup.

Nah, salah satu rangkaian acara itu adalah diskusi 'NGOPI REMAJA' (NGObrolin Pancasila & Indonesia) dengan tema “Pancasila Sebagai Lifestyle”, Kamis (18/7). Dalam acara ini menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Putra Nababan (Politisi PDIP/eks jurnalis), Dito Aritejo (Ketua Umum AMPI), dan Eddi Brokoli (public figure).

"Adapun tujuan rangkaian acara ini adalah membumikan Pancasila di kelompok milenial dengan membedah Pancasila secara santai dan ringan," ucap Dhika Yudistira, Sekretaris Jenderal Duta Remaja Indonesia.

Selain ketiga narasumber tersebut, acara yang diadakan di Rumah Remaja Kreatif Tebet, Jakarta Selatan, ini juga dihadiri oleh berbagai Organisasi Millenial, Komunitas Milenial, Aktivis, dan Mahasiswa dari beberapa Kampus di Jabodetabek.

Menurut Putra Nababan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tentu bersifat mutlak dan memiliki keutamaan untuk mengatur seluruh aspek kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Masyarakat bangsa Indonesia harus berbangga dan bersyukur, berkat Pancasila kita semua dapat dipersatukan.

"Maka itu, penanaman nilai-nilai Pancasila sudah semestinya memfokuskan dan mengakomodasi kelompok generasi milenial dengan sebuah formulasi atau metode-metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kecanggihan teknologi saat ini," ucap Putra Nababan.

Sementara Dito Ariotedjo berpandangan, sudah saatnya Pancasila tidak lagi hanya di tataran perbincangan. Namun, ideologi ini harus diterima dan dijadikan gaya hidup masyarakat.

Dengan demikian, tambahnya, nilai luhur dalam Pancasila bukan lagi menjadi sesuatu yang membosankan, tetapi mengasyikkan.

"Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan tampilan kaku, tetapi yang terpenting ialah hakikatnya tetap terpelihara dan diamalkan," sebut Dito.

Eddi Brokoli mengamini. Dia berkata, “Nilai-nilai Pancasila itu kita alami seperti kongko-kongko minum kopi. Pancasila itu harus jadi lifestyle bukannya dihafal,”.

Keberagaman budaya suku dan ras sudah ada sejak zaman dahulu. Generasi milenial harus mampu mengamalkan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan nilai-nilai toleransi. Agar bangsa Indonesia tetap eksis dan berdiri kokoh.  
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Tingkatkan Pemahaman Penanganan Tanggap Darurat, PMI Cirebon Beri Pelatihan Bagi Masyarakat
Nusantara

Tingkatkan Pemahaman Penanga..

18 September 2020 21:54
Tidak Patut Dicontoh, Oknum Anggota FKDM Paksa Makan Di Tempat  Secara Arogan
Nusantara

Tidak Patut Dicontoh, Oknum ..

18 September 2020 20:37
Berkas Lengkap, Hendi-Ita Siap Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Semarang
Nusantara

Berkas Lengkap, Hendi-Ita Si..

18 September 2020 19:40
Cegah Klaster Perkantoran, Perusahaan Diminta Laporkan Kasus Positif Covid-19 Di Lingkungan Kerja
Nusantara

Cegah Klaster Perkantoran, P..

18 September 2020 19:20
Pemerintah Sudah Siapkan Teknis Pemindahan Dana Taperum PNS, Tapera 2021 Siap Beroperasi
Nusantara

Pemerintah Sudah Siapkan Tek..

18 September 2020 19:02
Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur
Nusantara

Dari 'Warga Miskin Amerika' ..

18 September 2020 16:11
Bareng Deddy Corbuzier Dan Ryan D'Masiv, MRT Jakarta Sosialisasi Gerakan Peduli 3M
Nusantara

Bareng Deddy Corbuzier Dan R..

18 September 2020 15:27
Konferensi Besar GP Ansor Di Sulut Dibuka Presiden, Gubernur Olly Sampaikan Pentingnya Kerukunan Dan Sinergisitas
Nusantara

Konferensi Besar GP Ansor Di..

18 September 2020 15:25