Kapendam Aidi: Kemungkinan Intensitas Pencarian Heli MI 17 Dikurangi

Kamis, 11 Juli 2019, 17:48 WIB | Laporan: Widya Victoria

M. Aidi/Net

Faktor cuaca hujan dan berkabut di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua masih menghambat proses pencarian helikopter MI 17 yang hilang sejak Jumat dua pekan lalu (28/7).

Dengan kondisi cuaca buruk seperti ini, tak memungkinkan tiga unit heli bell dan satu unit pesawat CN 235 milik TNI AU yang disiagakan mengudara. Terhitung sudah tiga hari pencarian hanya difokuskan jalur darat.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf. M. Aidi mengatakan, sebagian pasukan yang terlibat dalam operasi pencarian di sekitar Gunung Mol telah kembali ke posko.

"Sebagian masih lanjut. Intinya pencarian tetap berjalan. Jadi pergantian di tengah jalan, ada yang bergerak, ada yang diganti personelnya," jelas Aidi saat dihubungi, sesaat lalu (Kamis, 11/7).

Meski sudah memasuki dua pekan masih nihil, kata Aidi, pencarian akan tetap dilanjutkan sesuai arahan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.

Tapi jika sampai hari kesekian heli yang mengangkut 12 orang penumpang bersama kru itu belum jua ditemukan, kemungkinan intensitas pencarian dikurangi .

"Sekarang kan maksimalkan pencarian masih empat unit pesawat, berikutnya pesawat yang digunakan sekaligus melaksanakan dorlog, pendorongan logistik," terang Aidi.

Kemudian, lanjut Aidi, satuan-satuan yang melaksanakan pengamanan perbatasan selain kegiatan patroli juga akan diarahkan untuk operasi pencarian heli MI 17.

"Jadi intensitasnya (pencarian) kita kurangi, tapi pencariannya akan tetap kita laksanakan sampai targetnya sasaran ditemukan dalam kondisi apapun," tegas Aidi.

Ia berharap besok (Jumat, 12/7) cuaca mendukung sehingga bisa dimaksimalkan kembali seluruh potensi yang dimiliki untuk operasi pencarian ini.
Editor:

Kolom Komentar


Video

Agustus Target Komnas HAM Ungkap Kasus 21-22 Mei

Rabu, 10 Juli 2019
Video

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Kamis, 11 Juli 2019
Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019