Rezeki Di Atas Nestapa Pencari Suaka Kebon Sirih

Rabu, 10 Juli 2019, 18:50 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Rizki Fabriansyah (28), salah satu pedagang kopi keliling di sekitaran jalan Kebon Sirih/RMOL

Kehadiran para pengungsi dari berbagai negara di sekitaran Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Pusat menjadi perhatian bagi masyarakat sekitar, termasuk para pedagang di area tersebut.

Rizki Fabriansyah (28), salah satu pedagang kopi keliling di sekitar Jalan Kebon Sirih mengaku keberadaan para pengungsi membuat penghasilannya bertambah.

Sebelumnya, tanpa ada pengungsi tersebut, kopi dan minuman yang dijualnya nampak masih utuh dan tidak berkurang.

"Ya Alhamdulillah sih berkah, banyak yang beli dari para pengungsi di sini. Kadang-kadang mereka dibelikan oleh warga dan pengendara yang lagi istirahat di sini," ungkap Rizki yang berjualan di depan masjid Ar-Rayyan, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6).

Kondisi serba kekurangan para pencari suaka tak bisa disembunyikan. Mereka hampir dikatakan jarang untuk membeli makanan dan minuman di 'pengungsian dadakan' itu.
 
"Mereka kadang enggak beli. Kalau ada yang beli, itu (dibelikan) sama orang lain yang kasihan. Saya juga kasihan sama mereka," tuturnya.

Ia menceritakan salah satu bocah dari pengungsi asal Somalia yang selalu memegang minuman penyegar sachetan yang dijualnya, hingga akhirnya ia pun membuatkan minuman untuk bocah tersebut.

"Ya anak itu ngeliatin terus. Dia pegang-pegang barang jualan saya, lama-lama saya terenyuh dan saya buatin. Kasihan mereka karena mau beli enggak punya uang," sambungnya.

Pria yang berjualan dengan sepeda ontelnya ini berharap, pemerintah maupun pihak terkait bisa memberikan tempat layak bagi para pengungsi.

Rizki mengaku dirinya sudah melihat kondisi pengungsi sejak tiga minggu yang lalu. Namun dari sisi jumlah, pencari suaka di Jalan Kebon Sirih hari ini jumlahnya kian bertambah.

Pantauan Kantor Berita RMOL, salah seorang warga Somalia menghampiri Rizki dan menyodorkan uang dengan nilai 2.500 rupiah sambil memilih minuman segar rasa jeruk yang dibelinya.

"Ya jadi simpati dan empati ya sama mereka. Semoga segera ditemukan solusi atas masalah kehidupan mereka," harap Rizki.
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


Video

Agustus Target Komnas HAM Ungkap Kasus 21-22 Mei

Rabu, 10 Juli 2019
Video

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Kamis, 11 Juli 2019
Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019