Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat Akan Terjunkan Jutaan Orang Saat Pengumuman Pemilu 2019

Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR)/RMOL

Jutaan orang dari Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) akan turun ke jalan menjelang dan saat pengumuman hasil Pemilu 2019 nanti.

Koordinator Masyarakat Peduli Pemilu Adil dan Berintegritas (MPPAB), Marwan Batubara mengatakan, setelah deklarasi GNKR yang hari ini diresmikan di Rumah Perjuangan Rakyat di Jalan Proklamasi nomor 36 Jakarta Pusat, massa akan terus turun ke jalan hingga pengumuman hasil Pemilu 2019.

Aksi massa yang diprediksi akan membludak hingga jutaan orang yang turun ke jalan ini akan terjadi 20 Mei hingga 22 Mei nanti.

"Ya harapan kami jutaan. Rencana sudah mulai hari ini dan akan terus berlanjut, tapi tanggal 20 (Mei) itu hari Kebangkitan Nasional, kami juga akan melakukan aksi lanjutan. Setelah itu kan ada pengumuman dari KPU," ucap Koordinator MPPAB, Marwan Batubara kepada Kantor Berita Politik RMOL di Rumah Perjuangan Rakyat, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Marwan melanjutkan, nantinya aksi massa akan turun ke beberapa tempat diantaranya di Bundaran HI, Monas, Bawaslu, dan KPU.

"Kemungkinan nanti bisa di Bundaran HI, Monas, dan tempat-tempat lainnya. Kami siap-siap mengingatkan KPU untuk mengambil keputusan sesuai dengan apa yang selama ini menjadi suara rakyat, jangan justru memihak kepada yang curang," jelasnya.

Dengan adanya gerakan tersebut, diharapkan KPU dapat memberikan keputusan yang terbaik.

"Kami harap mereka bisa bertindak benar, bertaubat kalau selama ini salah. Tapi seandainya masih tetap, saya kira perjuangan akan berlanjut," tegasnya.

Aksi nanti diakuinya tidak akan ada koordinator khusus mengingat seluruh massa yang hadir akan menjadi koordinator atau pemimpin aksi.

"Semua itu menjadi pemimpin, semuanya menjadi anak buah. Pokoknya kami semua ini berbaris bersama-sama agar perjuangan kami tercapai," pungkasnya.

Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau GNKR ini dideklarasikan oleh para tokoh dan relawan Prabowo-Sandi Jumat ini. Mereka di antaranya mantan Ketua MPR, Amien Rais; Ketua Umum FPI, KH Sobri Lubis; Titiek Soeharto, mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai; mantan Menko Polhukam, Laksamana Purn Tedjo Edhi Purdijatno, serta para tokoh lainnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Negara yang Ditakuti Yahudi di Timur Tengah Cuman Dua, Iran dan Turki

Rabu, 16 September 2020
Video

Orang Yahudi Bikin Terowongan untuk Beribadah di Bawah Masjid Al-Aqsa

Rabu, 16 September 2020

Artikel Lainnya

Tingkatkan Pemahaman Penanganan Tanggap Darurat, PMI Cirebon Beri Pelatihan Bagi Masyarakat
Nusantara

Tingkatkan Pemahaman Penanga..

18 September 2020 21:54
Tidak Patut Dicontoh, Oknum Anggota FKDM Paksa Makan Di Tempat  Secara Arogan
Nusantara

Tidak Patut Dicontoh, Oknum ..

18 September 2020 20:37
Berkas Lengkap, Hendi-Ita Siap Lawan Kotak Kosong Di Pilwakot Semarang
Nusantara

Berkas Lengkap, Hendi-Ita Si..

18 September 2020 19:40
Cegah Klaster Perkantoran, Perusahaan Diminta Laporkan Kasus Positif Covid-19 Di Lingkungan Kerja
Nusantara

Cegah Klaster Perkantoran, P..

18 September 2020 19:20
Pemerintah Sudah Siapkan Teknis Pemindahan Dana Taperum PNS, Tapera 2021 Siap Beroperasi
Nusantara

Pemerintah Sudah Siapkan Tek..

18 September 2020 19:02
Dari 'Warga Miskin Amerika' Hingga Jadi Istri Gubernur, Kunci Atalia Kamil: Bersyukur
Nusantara

Dari 'Warga Miskin Amerika' ..

18 September 2020 16:11
Bareng Deddy Corbuzier Dan Ryan D'Masiv, MRT Jakarta Sosialisasi Gerakan Peduli 3M
Nusantara

Bareng Deddy Corbuzier Dan R..

18 September 2020 15:27
Konferensi Besar GP Ansor Di Sulut Dibuka Presiden, Gubernur Olly Sampaikan Pentingnya Kerukunan Dan Sinergisitas
Nusantara

Konferensi Besar GP Ansor Di..

18 September 2020 15:25