Demo Buruh PT Hexamitra Charcoalindo Gresik Tuntut Hak Pesangon

Selasa, 16 April 2019, 10:57 WIB | Laporan: Widya Victoria

Foto: Ketua Media & Publikasi FSPKEP-KSPI, Sujarwo

Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) Kabupaten Gresik menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik PT Hexamitra Charcoalindo, Kabupaten Gresik.

Ada tujuh tuntutan yang disuarakan para buruh PT Hexamitra Charcoalindo.

"Ada banyak tuntutan kami. Pertama kami meminta pihak perusahaan untuk menjalankan Perjanjian Bersama yang telah disepakati," kata koordinator lapangan FSP KEP Marsanto seperti dikutip dari siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (16/4).

Kedua, menuntut pembayaran hak pesangon kepada ahli waris atas pekerja yang meninggal Dunia.

Tuntutan ketiga mereka, hak santunan meninggal dunia yang telah diatur dalam ketentuan BPJS Ketenagakerjaan dibayarkan.

Keempat, jalankan Putusan Perkara Nomor 2/Pdt.Sus/PHI/2019/PN.Gsk

"Pekerjakan kembali Saudara Sardi (Sopir forklift), Rudi Setiawan (QC) dan Saudari Siti Mualifah (Produksi)," lanjut Marsanto menekankan.

Terakhir, para buruh PT Hexamitra Charcoalindo menuntut pembayaran upah Rudi Setiawan (QC) dan Siti Mualifah (Produksi) sesuai dengan Perjanjian Bersama.

Lebih lanjut Marsanto mengatakan, aksi demo ini digelar untuk memprotes PT Hexamitra Charcoalindo yang tidak menjalankan isi Perjanjian Bersama.

"Kami menuntut supaya diperkerjakan kembali dan berikan hak-haknya. Kami akan tempuh jalur hukum dan terus berdemo jika tak dipenuhi," tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, aksi unjuk rasa ini akan digelar sampai hari Sabtu (20/4) pekan ini.
Tag:

Kolom Komentar


loading