Peringatan Tsunami Berakhir, Sebagian Warga Sulteng Masih Mengungsi

Jumat, 12 April 2019, 20:59 WIB | Laporan: Diki Trianto
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini tsunami akibat gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah.

"Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 6.9, tanggal 12 April 2019 18:40:49 WIB dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG dalam akun twitternya, Jumat (12/4).

Meski peringatan tsunami berakhir, namun masyarakat diminta tetap waspada.

"Masyarakat di sekitar pesisir Kabupaten Morowali yang dinyatakan berpotensi tsunami dengan tingkat waspada sebelumnya oleh BMKG diminta tetap meningkatkan kewaspadaannya," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Untuk saat ini, BNPB menyebut jika warga yang berada di sekitar pesisir di luar Morowali banyak yang mengungsi ke bukit-bukit dan daerah yang tinggi, seperti warga Luwuk di Kabupaten Banggai, warga Kabupaten Banggai Kepulauan.

"Bahkan warga yang merasakan guncangan gempa di Taliabu Maluku Utara juga mengungsi sebagian," jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga dilaporkan sempat panik dan berhamburan ke luar rumah saat merakan guncangan gempa yang keras.

Sutopo melanjutkan, BPBD saat ini masih melakukan pendataan dan pemantauan dampak gempa M 6,9. Beberapa daerah listrik padam.

"Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD. Update dampak gempa akan disampaikan berikutnya," tandasnya.

Warga Kota Palu merasakan guncangan gempa keras selama 6 detik. Guncangan gempa keras juga dirasakan warga Luwu Timur selama 4 detik, warga Banggai selama 6 detik. 
Editor: Diki Trianto

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019