Bersama Pemerintah, LKNU Komitmen Wujudkan Indonesia Bebas TBC

Jumat, 22 Maret 2019, 21:52 WIB | Laporan: Widian Vebriyanto

Lambang NU/Net

Ormas Islam terbesar, Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Kesehatan NU (LKNU) terus berpartisipasi aktif dalam penanggulangan tuberkulosis (TBC) di Indonesia.

Begitu tegas TB Technical Advisor LKNU yang juga Co-Founder Global Health Initiative Indonesia Dr Esty Febriani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/3).

Pada peringatan HTBS tahun 2019 ini, kata Esty, LKNU telah melakukan serangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut, pertama akselerasi penemuan kasus baru melalui investigasi kontak dan skrining (penapisan) massal di setiap kabupaten/kota wilayah kerja LKNU.

Kegiatan ini berlangsung selama Januari hingga Maret 2019. Sejak Januari 2019 hingga saat ini, kader terlatih telah melakukan screening terhadap 100.000 dan menemukan hampir 1.000 kasus baru.

“Kedua, lomba cerita sukses dan foto bagi kader TBC sebagai motivasi kader dalam menjalankan perannya yang digelar selama Februari-Maret 2019,” terangnya.

Ketiga, penampilan drama tradisional “Investigasi Kontak” dalam peluncuran Investigasi Kontak untuk penemuan kasus TBC. Drama ditampilkan oleh kader LKNU berkolaborasi dengan Perhimpunan Organisasi Pasien (POP) TBC dan Aisyiyah di pelataran Candi Borobudur pada 10 Maret  2019.

Keempat, gelar wicara (talkshow) bertema “Saatnya Indonesia Bebas TBC, Mulai dari Saya, Nahdliyin.”

Kelima, perayaan puncak HTBS 2019 di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 27 Maret 2019. LKNU menyampaikan kontribusi komunitas dalam penemuan kasus dan melaksanakan sosialisasi edukasi melalui pameran LKNU.

Gelar wicara turut dihadiri Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj yang menegaskan komitmen NU terhadap penanggulangan TBC di Indonesia. Pembicara lain yang diundang membahas strategi penanggulangan TBC di Indonesia.

“Ini artinya, upaya kita semua membuahkan hasil dan kita optimistis, semua pemangku kepentingan, termasuk LKNU, bersama pemerintah akan mewujudkan Indonesia bebas TBC,” ujarnya.

Kolom Komentar


Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019