Lusa, SP-AMT Ancam Gelar Aksi Kejutan Lagi

Senin, 18 Maret 2019, 17:26 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Wadi Atmawijaya/RMOL

Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) akhirnya menarik diri dari aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (18/3) pagi.

Mereka kembali pulang setelah menjalani mediasi dengan pihak kepolisian dan perwakilan PT Pertamina Patra Niaga dan PT Garda Utama Nasional (GUN).

Sedianya, pada Rabu (20/3) nanti, perwakilan SP-AMT dan kedua perusahaan itu akan menggelar pertemuan kembali. Jika dalam pertemuan itu tidak mencapai titik temu, maka SP-AMT mengancam akan melakukan aksi yang tak kalah lebih gila dari aksi membajak dua mobil tangki hari ini.

“Jika hari Rabu tidak juga ada titik penyelesaian, tidak juga pihak perusahaan mau menyelesaikan, kami akan melakukan aksi yang di luar kemampuan, di luar kewajaran bahkan kami akan melakukan aksi-aksi kejutan lainnya," kata Perwakian SP-AMT Wadi Atmawijaya di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (18/3).

Dia pun menjelaskan bahwa aksi membajak dua mobil tangki dari Jakarta Utara menuju ke depan Istana merupakan bentuk dari kekecewaan mereka karena Jokowi belum memenuhi komitmen.

"Hingga kami karena tekanan keadaan, tekanan keluarga terkait masalah dampak dari segi kemanusiaan hingga teman-teman kami berlaku nekat membawa armada mobil tangki di depan Istana. Tujuan kami agar Bapak Jokowi sesuai amanat konstitusi," jelas Wadi.

Kolom Komentar


loading