Dinkes DKI: Anak Usia Sekolah Paling Banyak Terjangkit DBD

Rabu, 13 Maret 2019, 08:55 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Widyastuti/Net

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta tengah memetakan sekolah rawan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pasalnya, gigitan nyamuk seringkali terjadi pada pukul 09.00-10.00 WIB ketika jam anak-anak bersekolah.

"Kami temukan yang paling banyak adalah anak-anak di usia SD dan SMP. Di mana gigitan nyamuk rata-rata terjadi pada jam 10, jadi kita khawatir dan patut diduga kalau ada kemungkinan (penyebaran DBD) terjadi di sekolah," jelas Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (13/3).

Kadinkes menjelaskan, sistem pemetaan berlangsung selama tujuh hari penuh, baik saat jam sekolah maupun libur di hari Sabtu dan Minggu.

Tujuannya untuk mengetahui sekolah yang rawan penyebaran nyamuk DBD. Jika ditemukan maka Dinkes bersama Disdik akan melakukan fogging.

Pemetaan ini, kata Widyastuti, melibatkan pakar-pakar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia hingga ahli penyakit tropis anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Pihaknya memperkirakan sekolah yang rawan DBD ada di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Editor:

Kolom Komentar


Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019