Inilah Rute Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

Foto: Humas KKP

Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) dan Yayasan Makassar SKalia menyelenggarakan program Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa.

Ekspedisi ini telah dimulai pada 18 Desember 2018 lalu. Selama delapan bulan, kapal pinisi Bakti Nusa akan berlayar mengarungi lautan nusantara hingga 17 Agustus 2019 nanti, bertepatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

Ketua Umum Iskindo, Zulficar Mochtar menjelaskan, pelayaran ini dibagi dalam 10 perjalanan (trip), di mana tiap trip mengusung tema pembangunan berbeda-beda. Seperti pada trip pertama tentang optimalisasi pemanfaatan pulau-pulau kecil sebagai aset pembangunan.

"Kami ingin ada formula pembangunan yang pas, berkeadilan dan tetap memberi perlindungan bagi masyarakat di mana pemerintah dapat mengelola pulau-pulau kecil sebagai sumber pendapatan negara," kata Zulficar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/1).

Ia mengibaratkan, pelayaran Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa seperti napak tilas sejarah maritim bangsa Indonesia. Lanjut Zulficar, dulu dengan pengetahuan dan teknologi sederhana, pelaut Indonesia berlayar dari pulau ke pulau.

"Saat ini, pinisi melakukan pelayaran adalah simbol dan pengingat bahwa bangsa ini adalah bangsa maritim, sehingga kebijakan dan strategi pembangunan nasional pemerintahan yang akan datang mesti bercorak dan berwarna maritim," tegas Zulficar.

Perjalanan kedua dijadwalkan 3-18 Januari 2019 dengan rute Kendari-Molawe, Konawe Utara-Pulau Labengki-Lameruru-Bungku, Morowali-Donggi-Luwuk-Ampana, Tojo Una-Una-Pulau Togean-Torosiaje-Gorontalo-Bitung.

"Kami mohon doa restu dan dukungan masyarakat Indonesia akan pelayaran selanjutnya dapat berjalan lancar," pintanya.

Masih kata Zulficar yang juga Dirjen Perikanan Tangkap KKP itu, semua pihak baik pemerintah dan swasta yang mau mengambi peran dan berkontribusi dalam program ekspedisi ini.

"Ekspedisi Pinisi adalah program kolosal dan pelayaran bersejarah sehingga kami mengajak semua komponen anak bangsa untuk ikut terlibat untuk menjadi bagian dari sejarah tersebut," tandas Zulficar. [wid]
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020
Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Lebaran

Rabu, 03 Juni 2020

Artikel Lainnya

Menuju Normal Baru, Tes Masif Ditingkatkan Dari 10.000 Spesimen Per Hari Menjadi 20.000
Nusantara

Menuju Normal Baru, Tes Masi..

05 Juni 2020 06:47
Skema Penerapan PSBB Jilid II Di Palembang Diubah, Begini Teknisnya
Nusantara

Skema Penerapan PSBB Jilid I..

05 Juni 2020 04:42
Terduga Teroris Meninggal Dalam Tahanan, Keluarga Mengadu Ke Komnas HAM
Nusantara

Terduga Teroris Meninggal Da..

05 Juni 2020 04:27
New Normal Berlaku, 53,9 Ton Cabai Kriting Asal Jateng Banjiri Kota Cilegon
Nusantara

New Normal Berlaku, 53,9 Ton..

05 Juni 2020 03:54
Perdana Di Masa PSBB, Masjid Al Ukhuwah Bandung Gelar Shalat Jumat
Nusantara

Perdana Di Masa PSBB, Masjid..

05 Juni 2020 03:46
Bertambah 123 Pasien, Jumlah Terjangkit Covid-19 Di Jatim Tembus 5.406 Kasus
Nusantara

Bertambah 123 Pasien, Jumlah..

05 Juni 2020 01:26
Di Jatim Pasien Covid-19 Sembuh Terus Meningkat, Data Per  4 Juni Tembus 1.207 Orang
Nusantara

Di Jatim Pasien Covid-19 Sem..

05 Juni 2020 00:16
Ini Strategi Pemerintah Terapkan New Normal Di Daerah Terdampak Covid-19
Nusantara

Ini Strategi Pemerintah Tera..

05 Juni 2020 00:06