Hingga Akhir Tahun Ditargetkan 100 Ribu Keluarga Tersambung Listrik

Senin, 03 Desember 2018, 01:46 WIB | Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

Ilustrasi/Net

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau realisasi program BUMN Hadir Untuk Negeri: Sambung Listrik Gratis Bagi Keluarga Tidak Mampu di sekitar Jawa Barat bagian selatan serta Banten.

Jokowi juga berkesempatan meninjau Kelurahan Bantarjati, Bogor.

"Di Provinsi Jawa Barat ini ada kurang lebih dua ratusan ribu rumah yang belum ada listriknya. Target kita sampai akhir tahun ini capai 100 ribu sudah sambung. Ada yang memang belum ada listriknya, ada yang sudah ada listrik tetapi nyambung dengan tetangga atau dengan orang tua. Nah, sekarang kita sambung secara mandiri," jelas Jokowi dalam keterangannya, Minggu (2/12).

Jokowi berharap dengan tersambungnya rumah keluarga kurang mampu pada jaringan listrik, warga bisa memanfaatkan listrik lebih optimal. Serta dengan biaya lebih murah.

"Itu lebih murah dari data yang kita terima. Biasanya per bulan bayar bisa Rp 50 ribu, bisa Rp 60 ribu. Setelah mandiri bayar kurang lebih Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu," ujarnya.

Menteri Rini sendiri menambahkan bahwa sinergi BUMN untuk membiayai program tersebut telah membantu sebanyak 60.798 keluarga.

Ditargetkan, sampai akhir Desember 2018, jumlah rumah yang tersambung listrik akan mencapai target 100 ribu keluarga.

"Faktanya memang masih ada warga yang mengakses listrik dengan diambil dari rumah tetangganya. Dengan bantuan sambungan listrik melalui sinergi BUMN ini maka warga sepenuhnya akan menikmati listrik resmi dari PLN. Ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam menopang kegiatan ekonomi dan kualitas hidup rumah tangganya," jelasnya. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


loading