Anies Minta Guru Yang Bermasalah Ditarik Dari Kelas

Kamis, 11 Oktober 2018, 15:34 WIB | Laporan: Bonfilio Mahendra Wahanaputra

Anies Baswedan/Net

Sanksi berupa skorsing akan diberikan kepada oknum guru SMAN 87 Jakarta yang diduga telah memberikan doktrin kepada siswa agar membenci Presiden Joko Widodo.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendesak agar setiap guru yang bermasalah dinonaktifkan dalam kegiatan belajar mengajar.  

"Nomor satu kalau ada guru yang bermasalah dengan siswa tarik dari sekolah tarik dari kelas. Sehingga ia tidak berada di kelas dulu tidak berinteraksi dengan siswa, ada proses pendisiplinan sehingga aman buat semua," katanya di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (11/10).

Namun demikian, Anies tidak mau gegabah dengan langsung memecat oknum guru tersebut. Pemprov DKI tidak akan langsung mencabut status kepegawaian guru yang bermasalah karena ada aturan yang berlaku.

Terlebih, dalam kasus oknum guru di SMAN 87 Jakarta ini, Bawaslu DKI masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Ada aturannya, tapi yang jelas dia ditarik dari interaksi dengan siswa sampai proses pendisiplinannya tuntas," tambahnya.

Warganet yang mengaku orang tua murid SMAN 87 mengeluh di sosial media, Instagram. Dia menyebut ada oknum guru yang mengumpulkan siswa di masjid dan didoktrin membenci Jokowi. [ian]

Kolom Komentar