Bupati Harap Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Di Lombok

Sabtu, 15 September 2018, 04:03 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Korban Gempa Lombok/RMOL

Hampir seluruh bangunan sekolah di Kabupaten Lombok Utara hancur akibat gempa. Agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, sedikitnya dibutuhkan sebanyak 1.700 tenda.

Meski Kementerian Pendidikan telah memberikan bantuan tenda untuk penyelenggaraan pendidikan darurat. Namun, sebagian besar bantuan untuk kelas darurat disediakan relawan atau organisasi non pemerintah.

"Oleh karena itu, dengan tidak mengurangi rasa hormat atas apa yang sudah dilakukan pemerintah melalui berbagai kementerian atau lembaga yang ada, saya berharap agar pembangunan sekolah dipercepat," ungkap Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy, dalam diskusi di KAHMI Center, Jakarta Selatan, Jumat (14/9).

Dikatakan Sukiman, hingga kini guru-guru madrasah atau pesantren belum menerima bantuan.

"Boleh saja ada sekolah swasta dan sekolah negeri, tapi namanya anak sekolah adalah semua anak negeri jadi tolong jangan dibeda-bedakan," tuturnya.

Sukiman menyayangkan Menteri Agama Lukman Hakim belum pernah berkunjung ke Lombok.

"Persoalan lain yang tidak kalah serius adalah santri-santri saat ini tidak mau masuk pondok karena pesantren tidak punya logistik," tandas Sukiman.[lov]

Editor:
Tag:

Kolom Komentar


Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019