Distribusi Lancar Mudahkan Masyarakat Akses Bahan Pangan

Rabu, 20 Desember 2017, 08:12 WIB | Laporan: Elitha Tarigan

Foto: Istimewa

Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat Papua Barat untuk mengakses bahan pangan adalah masalah distribusi.

Demikian dikatakan oleh Kepala Bidang Distribusi pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Liek Irianti saat berkunjung ke Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, Rabu (20/12).

"Kendala tersebut antara lain masalah jalan, jembatan dan tentu saja transportasi yang membawa bahan pokok dari satu tempat ke tempat lainnya," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Liek, berkat pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, masalah distribusi saat ini sudah teratasi dengan baik. Sehingga harga pangan mudah diperoleh dan harganya cenderung stabil.

"Kendala distribusi pangan di Papua Barat kini sudah lebih baik dari tahun ke tahun, sehingga memperlancar arus pendistribusian barang," jelas Liek.

Untuk diketahui, dari hasil kunjungan tersebut diketahui harga kebutuhan pokok masih cenderung stabil. Misalnya harga beras Medium Rp 10.000/kg, daging ayam Rp 35.000/ekor, bawang Merah 35.000/kg, bawang putih 21.000/kg, cabai merah keriting 20.000/kg dan cabai rawit merah 40.000/kg.

"Khusus Telur ayam mengalami peningkatan harga menjadi 25.000/kg, yang semula hanya Rp 23.000/kg. Harga telur naik karena harga pakan juga naik," imbuh Liek.

Kata Liek sebenarnya harga telur seharusnya tidak perlu mahal jelang Natal dan Tahun Baru bila pedagang tidak berbuat nakal seperti menaikkan harga secara tidak wajar. Ia mengaku akan menindak tegas pedagang yang sengaja menimbun telur atau bahan pokok lainnya di bulan Desember 2017 ini.

Meski demikian, Liek menjamin kebutuhan stok pangan aman di Papua Barat saat perayaan Natal 2017 hingga Tahun Baru 2018 nanti. [mel]

Kolom Komentar


loading