Dibuka Menag, Munas LDII Akan Dihadiri Presiden Jokowi

Kamis, 03 November 2016, 18:17 WIB | Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefuddin mengapresiasi rencana DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyelenggarakan musyawarah nasional secara paperless. Artinya, pelaksanaan munas tidak menggunakan kertas karena semua materi dalam bentuk digital.

"Saya kira ini sangat baik dan perlu dicontoh untuk ormas lain, kan bisa menekan biaya juga," kata Menteri Lukman saat menerima kunjungan pengurus DPP LDII di ruang kerjanya di kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (3/11).

Delegasi DPP LDII dipimpin langsung Ketua Umum Prof. KH. Abdullah Syam, didampingi Ketua Prasetyo Sunaryo, Sekretaris Umum Dody T. Wijaya, Bendahara Umum Sidik Waskita, Sekretaris Hasyim Nasution dan Iskandar, serta Rio Sidauruk dan Rully Kuswahyudi selaku panitia munas.

Prof. Abdullah Syam menyampaikan tentang persiapan pelaksanaan Munas ke-VIII LDII yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Munas sendiri bakal diisi kegiatan seperti launching Gerakan Menghormati Guru, lounching pikub.co.id yang merupakan marketing syariah digital, Gerakan Internet Sehat, dan penghargaan warga LDII yang berprestasi di tingkat nasional.

"Kesiapannya Insya Allah sudah seratus persen. Untuk itu kami bersama rombongan menghadap bapak Menteri Agama untuk menyampaikan laporan dan sekaligus mengundang Bapak Menteri Agama untuk membuka munas pada tanggal 8 November," jelasnya.

Setelah menerima laporan kesiapan pelaksanaan munas dan rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan, Menteri Lukman menerima dengan penuh harap supaya bisa hadir untuk melakukan pembukaan. Sebagaimana yang diharapkan DPP LDII.

"Insya Allah, diusahakan bisa hadir untuk membuka Munas LDII," jelasnya. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


loading